BERAU – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menggelar kegiatan Pelatihan Kecakapan Hidup di Kabupaten Berau pada 19 hingga 23 November 2024.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim Mardareta di Aula Outdoor Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Senin (19/11/2024) lalu. Selain itu, pelatihan juga dihadiri oleh para peserta pelatihan dan jajaran Pemerintah Kabupaten Berau.
Dihubungi media ini melalui telpon selulernya, Jumat (22/11/2024), Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim Mardareta melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim Agung Sugiarto, yang juga merupakan panitia pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kaltim untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan di kalangan pemuda.
Kegiatan ini, menurut Agung, sejalan dengan Rencana Aksi Daerah Pelayanan Kepemudaan yang telah dijalankan di 10 kabupaten/kota di seluruh Kaltim. “Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar tentang kewirausahaan, dengan fokus pada pemuda berusia 16 hingga 30 tahun,” ujarnya.
Kata Agung, pelatihan itu digelar di enam kecamatan di Kabupaten Berau, dengan masing-masing kecamatan menawarkan jenis pelatihan yang berbeda sesuai dengan potensi lokal. Kecamatan Tanjung Redeb menjadi tempat untuk pelatihan konten kreator, sementara pelatihan menjahit diadakan di Kecamatan Gunung Tabur.
Di Kecamatan Segah, pelatihan Tata Kecantikan berlangsung, sementara Barbershop diadakan di Kecamatan Teluk Bayur, Barista di Kecamatan Sambaliung, dan Frozen Food di Kecamatan Pulau Derawan. Setiap kecamatan menampung 45 peserta untuk masing-masing jenis pelatihan.
Agung menyebutkan, selain memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung oleh peserta, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengasah kreativitas dan inovasi mereka dalam menjalankan usaha.
“Setiap peserta diharapkan bisa memanfaatkan pengetahuan yang didapat untuk memulai usaha mereka sendiri, baik dalam bidang digital, kerajinan, maupun industri makanan dan minuman,” katanya.
Menurut Agung dengan adanya pelatihan ini juga, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pemuda Berau dalam mengembangkan potensi kewirausahaan yang mereka miliki.
“Kami ingin para pemuda di Kabupaten Berau tidak hanya sekadar memiliki keterampilan, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri untuk menciptakan peluang usaha yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi diri mereka sendiri maupun orang lain,” tambahnya.
Seiring dengan tujuan tersebut, Agung menekankan pentingnya adanya sinergi antara pemuda, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam mewujudkan tujuan bersama. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Dispora Kaltim untuk mendukung program-program yang dapat berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di tingkat provinsi maupun nasional.
“Dengan keterampilan yang mereka miliki, diharapkan para peserta dapat bersaing di dunia usaha dan juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah,” lanjutnya.
Selain memberikan keterampilan praktis, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan membangun jejaring dengan sesama pemuda dari berbagai kecamatan. Agung berharap, pelatihan ini bisa membuka peluang bagi mereka untuk saling mendukung dalam mengembangkan usaha.
“Kami percaya bahwa pelatihan ini akan mendorong para peserta untuk tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mentalitas kewirausahaan yang kuat,” kata Agung.
Agung juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang dengan cakupan yang lebih luas dan peserta yang lebih banyak, sehingga semakin banyak pemuda yang dapat memanfaatkan kesempatan ini.
“Kegiatan ini adalah langkah awal yang penting untuk menciptakan pemuda yang tangguh, kompeten, dan siap menghadapi masa depan,” tutup Agung. *
Penulis: Andi Isnar