NUSANTARA – Dukungan global terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, terus mengalir dari berbagai negara dan lembaga internasional.
Hal ini disampaikan oleh Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN (OIKN), Myrna Asnawati Safitri, dalam kunjungan mitra internasional Nusantara (Nusantara International Partner Visit/NIPV) di kawasan IKN, Kamis (13/2/2025).
“Kami terus mendapatkan dukungan dari berbagai mitra pembangunan internasional yang berkomitmen membantu mewujudkan IKN sebagai kota yang hijau, modern, dan berkelanjutan,” ujar Myrna.
Ia menyebutkan bahwa lebih dari 20 delegasi dari berbagai negara, termasuk negara-negara Asia dan Uni Eropa, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Beberapa di antaranya bahkan telah menjalin kerja sama dalam berbagai aspek teknis.
“Mereka menyatakan antusiasme dalam mendukung pembangunan IKN, meskipun di tengah adanya pembatasan anggaran,” tambahnya.
Menurut Myrna, dukungan internasional mencakup berbagai aspek, mulai dari perancangan kota berbasis lanskap alam (forest city), pengelolaan lingkungan hidup, hingga penerapan kebijakan yang mendukung keberlanjutan ekosistem di kawasan IKN.
Sejak 2022, berbagai negara telah menunjukkan minat besar dalam mendukung proyek IKN, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap awal penjajakan kerja sama.
“Kami masih dalam proses negosiasi untuk mendukung pembangunan infrastruktur hijau dan integrasi teknologi pintar dalam tata kelola kota,” jelasnya.
Selain itu, beberapa negara telah memberikan bantuan teknis yang sedang berjalan, termasuk transfer teknologi dalam pengelolaan air bersih, energi terbarukan, serta sistem transportasi ramah lingkungan.
Sebagai bagian dari strategi menarik lebih banyak mitra internasional, OIKN menerapkan pendekatan seeing is believing—yakni dengan menunjukkan bukti konkret atas progres pembangunan yang telah dicapai.
“Kami optimis bahwa dengan memperlihatkan perkembangan nyata di lapangan, lebih banyak pihak akan tertarik untuk berkontribusi dalam mewujudkan IKN sebagai ibu kota yang inovatif dan berwawasan lingkungan,” tutur Myrna.
Ia menambahkan bahwa dukungan dari negara-negara sahabat serta lembaga multilateral sangat krusial dalam mempercepat pembangunan IKN, yang berpotensi menjadi model kota masa depan.[]
Putri Aulia Maharani