JAKARTA – Nama pengusaha Hendy Setiono, pendiri jaringan waralaba Kebab Turki Baba Rafi, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ia menjadi trending topic di platform X setelah mencuatnya dugaan penipuan yang melibatkan rekanan bisnisnya.
Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh Niko Al Hakim atau yang lebih dikenal sebagai Okin, mantan suami selebgram Rachel Vennya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @okintph, Okin mengaku telah melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri. Namun, dalam unggahannya tersebut, ia tidak menyebut secara spesifik siapa rekanan bisnis yang dimaksud.
Profil Hendy Setiono, Pengusaha Kebab Baba Rafi
Hendy Setiono lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 30 Maret 1983. Meski lahir di Kota Pahlawan, masa kecilnya lebih banyak dihabiskan di Bontang, Kalimantan Timur, dan Amerika Serikat. Mengutip dari laman resmi Baba Rafi, ia menempuh pendidikan dasar di Bontang sebelum akhirnya pindah dan menyelesaikan sekolah dasarnya di Maryland, Amerika Serikat.
Setelah kembali ke Indonesia, Hendy melanjutkan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di Bontang dan kemudian melanjutkan sekolah menengah atas (SMA) di Surabaya. Berdasarkan beberapa sumber, ia diketahui merupakan alumnus SMAN 5 Surabaya.
Selepas SMA, Hendy melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Namun, ia memilih untuk tidak menyelesaikan studinya dan berhenti di semester empat demi menekuni bisnis kebab yang dirintisnya sejak tahun 2003. Kabarnya, Hendy kemudian sempat melanjutkan studi di Informatics Computer School Singapura dengan mengambil jurusan e-commerce.
Perjalanan Bisnis Hendy Setiono
Hendy Setiono merintis bisnis Kebab Baba Rafi dari sebuah gerobak kecil di Jalan Nginden Semolo, Surabaya, pada tahun 2003. Seiring waktu, bisnisnya berkembang pesat dan mulai menerapkan sistem waralaba. Saat ini, Kebab Baba Rafi telah memiliki ratusan cabang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara di luar negeri.
Tidak hanya berbisnis di bidang kuliner kebab, Hendy juga diketahui terlibat dalam berbagai lini bisnis lainnya. Berdasarkan informasi dari akun LinkedIn miliknya, ia merupakan co-founder dari beberapa merek kuliner, di antaranya Menantea dan Nyapii. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Presiden Direktur di Ngikan Yuk, bisnis yang juga dimiliki oleh Okin.
Tak berhenti di bisnis makanan dan minuman, Hendy juga terjun ke sektor perikanan dengan mendirikan PT Tambak Udang Baba Rafi. Namun, bisnis ini sempat tersandung masalah hukum pada tahun 2022, ketika Hendy dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan investasi bodong. Kasus tersebut mengakibatkan puluhan korban mengalami kerugian dengan total mencapai Rp9,15 miliar.
Dugaan Penipuan dan Langkah Hukum Okin
Baru-baru ini, nama Hendy kembali menjadi sorotan set
elah Okin mengungkap adanya dugaan penipuan yang dilakukan oleh rekanan bisnisnya. Dalam pernyataannya di media sosial, Okin menegaskan bahwa ia telah membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melapor ke Bareskrim Polri.
Meskipun demikian, hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai identitas rekanan bisnis yang dimaksud serta detail lebih lanjut mengenai kasus tersebut. Kejadian ini kembali menempatkan Hendy Setiono dalam pusaran kontroversi, mengingat sebelumnya ia juga sempat menghadapi masalah hukum terkait dugaan investasi bodong.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang, dan publik menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai permasalahan yang melibatkan pengusaha kuliner ternama ini.[]
Putri Aulia Maharani