JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar negara sahabat yang ingin membangun kedutaan besar sebelum 2028 diberikan lahan gratis. Sebagai bagian dari usulan ini, Otorita IKN telah menyiapkan lahan seluas 62,9 hektare (ha) sebagai lokasi untuk diplomatic compound.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan berada di tangannya, namun ia akan mengajukan usulan tersebut kepada Presiden sebagai langkah untuk menarik lebih banyak negara sahabat membangun kedutaan di IKN.
“Saya tegaskan bahwa bukan saya yang memutuskan. Saya sampaikan bahwa saya akan mengusulkan kepada Bapak Presiden sebagai langkah untuk menarik mereka lebih cepat,” ujar Basuki.
Basuki menjelaskan, beberapa kantor kedutaan asing telah mulai dibangun di IKN. Hal ini sejalan dengan rencana pemindahan ibu kota politik Indonesia ke IKN yang ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028.
“Dengan target IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028, maka seharusnya kantor-kantor kedutaan asing juga sudah mulai dibangun di IKN,” ucap Basuki.
Untuk mendukung langkah ini, Otorita IKN menyiapkan lahan 62,9 hektare untuk pembangunan diplomatic compound, guna memfasilitasi kantor kedutaan negara sahabat yang akan mendukung keberhasilan pemindahan ibu kota politik ke IKN pada 2028.[]
Putri Aulia Maharani