Iran Miliki 13 Rudal dan Drone untuk Serang Pangkalan AS di Timur Tengah

Iran Miliki 13 Rudal dan Drone untuk Serang Pangkalan AS di Timur Tengah

TEHERAN – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah mengancam untuk mengebom Iran dengan cara “yang belum pernah mereka lihat sebelumnya” kecuali Iran menyetujui kesepakatan nuklir baru. Ancaman ini memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan Timur Tengah yang telah lama menjadi medan persaingan antara kedua negara.

Amerika Serikat memiliki lebih dari 60 pangkalan dan fasilitas militer yang tersebar di berbagai negara di Timur Tengah, termasuk di Bahrain, Arab Saudi, Irak, Yordania, Suriah, dan Turki. Jika terjadi perang, seluruh fasilitas tersebut berada dalam jangkauan rudal dan drone Iran yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan pangkalan-pangkalan tersebut.

Berikut adalah daftar lengkap rudal dan drone Iran yang patut diperhitungkan oleh AS jika konfrontasi militer terjadi:

Rudal Balistik:

  1. Qiam-1/2: Jangkauan 800-1.000 km, hulu ledak 750 kg.
  2. Haj Qasem: Jangkauan 1.400 km, hulu ledak 500 kg.
  3. Kheibar Shekan: Jangkauan 1.450 km, hulu ledak 500 kg.
  4. Emad: Jangkauan 2.000 km, muatan 750 kg.
  5. Ghadr-110: Jangkauan 1.600-2.000 km, muatan 1.000 kg.
  6. Khorramshahr: Jangkauan 2.000 km, muatan 1.800 kg, MIRV-enabled (Multiple Independently targetable Reentry Vehicle).

Rudal Jelajah Berbasis Darat: 7. Abu Mahdi: Jangkauan 1.000 km, hulu ledak 410 kg. 8. Paveh: Jangkauan 1.650 km, muatan tidak diketahui. 9. Soumar: Rudal serang presisi dengan jangkauan 2.500-3.000 km, muatan 410-700 kg.

Drone Jarak Jauh: 10. Kaman-12: Jangkauan 1.000 km, muatan 100 kg. 11. Shahed 129: Jangkauan 1.700 km, dipersenjatai dengan empat rudal presisi Sadid-1. 12. Mohajer-6: Jangkauan 2.400 km, membawa amunisi berpemandu presisi. 13. Shahed 149: Jangkauan 2.500 km, muatan 13 bom hingga 500 kg.

Faktor Geografi dan Tekad Iran Selain kekuatan senjata yang dimiliki, potensi militer Iran juga sangat bergantung pada dua faktor penting lainnya, yaitu geografi dan tekad bangsa tersebut. Akses permanen ke garis pantai Teluk Persia dan Teluk Oman memberikan Iran kontrol atas Selat Hormuz, sebuah titik strategis yang dilalui sekitar 30% perdagangan minyak dunia. Keberadaan pegunungan Zagros yang membentang di wilayah barat daya Iran juga memberikan perlindungan alami dan penghalang yang sulit ditembus oleh musuh. Banyak pangkalan rudal bawah tanah dan fasilitas pertahanan udara Iran terletak di fasilitas-fasilitas yang diperkeras di pegunungan ini.

Iran juga dikenal memiliki tekad yang kuat dan tidak akan ragu untuk membalas setiap bentuk agresi, baik itu dari AS atau negara lainnya. Hal ini terbukti saat Iran membalas serangan Israel dengan meluncurkan gelombang serangan rudal yang menghancurkan mitos tentang kemampuan sistem pertahanan rudal Israel.

Seiring dengan ancaman yang terus meningkat antara AS dan Iran, kawasan Timur Tengah semakin menghadapi risiko konflik besar yang dapat memengaruhi stabilitas global.[]

Putri Aulia Maharani

Internasional