SAMARINDA – Menyongsong babak kualifikasi Pra-Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra-Popnas) 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Kejuaraan Piala Gubernur dan Turnamen Terbuka. Ajang ini menjadi tonggak penting untuk memacu prestasi atlet muda Kaltim agar lebih siap bersaing di kancah nasional. Kejuaraan yang digelar di sejumlah venue olahraga di Samarinda ini melibatkan ratusan atlet dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Beberapa cabang olahraga unggulan turut dipertandingkan, seperti bola voli, karate, pencak silat, angkat besi, bola basket, dan sejumlah cabor potensial lainnya.
Kepala Bidang Pengembangan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi biasa, melainkan upaya serius mempersiapkan atlet untuk tampil maksimal di Zona IV Pra-Popnas 2025. Zona ini mencakup Jawa Timur, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. “Kami berharap melalui kejuaraan ini, atlet-atlet Kaltim dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan siap bersaing di tingkat nasional,” ujar Rasman saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini (15/10/2024).
Menurut Rasman, salah satu tantangan terbesar bagi Kaltim adalah dominasi provinsi-provinsi lain yang lebih sering menggelar kejuaraan rutin dan memiliki fasilitas lengkap, seperti Jawa Barat dan NTB sebagai tuan rumah. “Tidak bisa dipungkiri, Pulau Jawa memiliki keunggulan karena sering mengadakan turnamen setiap bulan. Itu tentu menjadi modal besar bagi atlet mereka,” ujarnya.
Meski demikian, Rasman optimistis melalui persiapan lebih awal, Kaltim mampu menciptakan peluang untuk tampil kompetitif. Kejuaraan Piala Gubernur dan Turnamen Terbuka menjadi langkah nyata untuk menjaring bibit unggul, sekaligus memberi kesempatan bagi atlet muda daerah untuk mengasah mental dan kemampuan mereka. “Diperlukan kolaborasi dari semua pihak agar tujuan ini tercapai. Pemerintah memfasilitasi, tetapi seleksi lanjutan tetap kami serahkan kepada pengurus cabor masing-masing untuk memutuskan atlet terbaik yang akan mewakili Kaltim di Popnas nanti,” tambahnya.
Tidak hanya fokus pada persiapan fisik dan teknik, penyelenggaraan kejuaraan ini juga diharapkan menjadi ajang membangun semangat kebersamaan dan sportivitas di antara atlet, pelatih, dan pemangku kepentingan olahraga. Dengan semangat kompetisi yang sehat, Dispora Kaltim optimistis bahwa ajang ini akan menjadi momentum penting bagi kebangkitan prestasi olahraga di Kaltim. Langkah ini tidak hanya bertujuan menyiapkan atlet untuk Popnas 2025, tetapi juga memperkuat fondasi pembinaan olahraga di daerah. Kejuaraan Piala Gubernur dan Turnamen Terbuka ini membuktikan komitmen Kaltim dalam mencetak atlet berkualitas yang mampu bersaing di panggung nasional. Harapannya, ajang ini menjadi titik tolak bagi Kaltim untuk menjadi kekuatan olahraga yang diperhitungkan di tingkat nasional. []
Penulis: Eko Sulistyo