SAMARINDA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kalimantan Timur (Kaltim) menyusun rencana ambisius untuk memperluas akses pembinaan olahraga angkat besi di seluruh kabupaten dan kota selama tiga tahun ke depan. Langkah ini diharapkan menjadi solusi untuk pemerataan pembinaan atlet serta melahirkan talenta-talenta baru dari daerah yang selama ini kurang mendapatkan perhatian.
Ketua Pengprov PABSI Kaltim, Agiel Suwarno, menekankan pentingnya upaya pemerataan ini dalam sambutannya pada ajang Open Tournament Angkat Besi Piala Gubernur Kaltim 2024, Rabu (16/10/2024). Menurutnya, selama ini prestasi olahraga angkat besi di Kaltim cenderung terpusat di Samarinda dan Balikpapan.
“Ini bentuk pembinaan dari PABSI Kaltim. Selama ini daerah yang menonjol baru di Kota Samarinda dan Balikpapan. Maka dari itu kami berupaya merencanakan dalam tiga tahun ini memberikan bantuan untuk pengurus PABSI yang ada di kabupaten kota se-Kaltim,” ujar Agiel.
Dalam pernyataannya, Agiel menjelaskan bahwa bantuan tersebut meliputi penyediaan peralatan angkat besi standar, pelatihan untuk pelatih, serta program pengembangan atlet di setiap daerah. PABSI Kaltim juga akan melibatkan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
Agiel menambahkan, inisiatif ini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk saran dan masukan dari atlet, pelatih, serta pemerhati olahraga angkat besi di Kaltim. “Semua yang kami lakukan perlu mendapat saran dan masukan sehingga pembinaan ini selalu berkembang dan melahirkan atlet berprestasi,” ucapnya.
Dengan adanya akses fasilitas yang lebih merata, PABSI Kaltim optimistis bahwa potensi atlet angkat besi di daerah dapat digali secara maksimal. Program ini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berkualitas, tetapi juga meningkatkan partisipasi generasi muda dalam olahraga angkat besi.
Rencana strategis ini menjadi langkah signifikan dalam membangun ekosistem olahraga angkat besi yang lebih inklusif di Kalimantan Timur. Pembinaan yang merata memungkinkan setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Dengan dukungan dari semua pihak, kami percaya masa depan olahraga di Kaltim akan semakin cemerlang,” tutup Agiel optimistis.
Penulis: Eko Sulistyo