SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan keterbukaannya untuk menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi pemuda di wilayah Kaltim. Langkah ini dilakukan untuk mengukur efektivitas program pelatihan kepemimpinan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2024, sekaligus mendukung optimalisasi potensi kepemimpinan generasi muda.
Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim Rusmulyadi menegaskan akan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan komunitas pemuda dalam mencetak generasi pemimpin berkualitas. Dispora Kaltim memberikan ruang dan dukungan bagi kegiatan positif yang diinisiasi oleh pemuda selama sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Kita terbuka sama semua organisasi maupun komunitas pemuda. Sampaikan saja proposal kerja sama kalian, kami akan dukung dan fasilitasi keperluan kegiatannya, termasuk konsumsi,” ujar Rusmulyadi, Rabu (23/10/2024) kemarin.
Hingga Oktober 2024, Dispora Kaltim telah menerima sekitar 100 proposal kerja sama dari berbagai organisasi pemuda di seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Proposal tersebut menjadi tolok ukur penting dalam menilai sejauh mana pelatihan kepemimpinan yang telah dijalankan mampu mendorong minat generasi muda untuk berorganisasi dan berkontribusi.
Rusmulyadi menjelaskan bahwa setiap organisasi atau komunitas diwajibkan untuk menyampaikan proposal kegiatan yang mencakup gambaran acara, manfaat kegiatan, serta perencanaan yang matang. Dispora Kaltim juga akan melakukan verifikasi terkait legalitas organisasi guna memastikan kredibilitasnya. “Kita fokuskan apakah mereka punya SK (Surat Keputusan) yang jelas atau tidak. Jangan sampai ada organisasi abal-abal yang sekadar berkumpul tapi tidak ada tujuan mereka. Nah, kita akan bantu arahkan itu,” jelas Rusmulyadi.
Menurut Rusmulyadi, kerja sama ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang kompeten dan bertanggung jawab secara sosial. Dukungan dari pemerintah, seperti fasilitasi kegiatan, diharapkan dapat mendorong komunitas pemuda untuk lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan produktif yang berdampak positif bagi masyarakat.
Lebih lanjut, sinergi ini juga dianggap sebagai langkah strategis untuk menciptakan pemimpin masa depan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat kolaborasi. “Kolaborasi adalah kunci. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan pemuda, kita bisa menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan yang berkualitas dan siap membangun daerah,” tambahnya.
Dengan keterbukaan terhadap kerja sama ini, Dispora Kaltim berharap dapat meningkatkan efektivitas pelatihan kepemimpinan dan membuka peluang bagi seluruh pemuda di Kaltim untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah. Langkah ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memberdayakan pemuda sebagai aset penting dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi Kalimantan Timur.
Penulis: Eko Sulistyo