SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka dalam dunia olahraga. Saat diwawancarai media ini, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim Rasman Rading mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyelenggarakan berbagai program pembinaan dan uji tanding guna mempersiapkan atlet muda Kaltim menuju prestasi yang lebih tinggi.
“Kami berharap agar komitmen ini terus terjaga, dengan melibatkan anak-anak muda dalam berbagai kegiatan seperti try out dan uji tanding, baik di tingkat Jawa maupun luar negeri. Ini penting agar latihan-latihan yang dilakukan oleh pelatih di setiap cabang olahraga tidak sia-sia,” ujar Rasman, sapaannya, Kamis (24/10/2024).
Rasman menambahkan bahwa program uji tanding di luar daerah dan internasional, bertujuan untuk memberikan pengalaman bertanding yang lebih luas bagi atlet muda. Menurutnya, hasil dari program-program pembinaan tersebut diprediksi akan memberikan dampak positif bagi perkembangan atlet di Kaltim. Ia menegaskan bahwa olahraga bukan hanya soal meraih prestasi, tetapi juga tentang menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. “Olahraga itu lebih dari sekadar meraih medali, tapi ada prinsip-prinsip penting di dalamnya, seperti kebugaran tubuh dan kesehatan yang harus dijaga. Ini semua adalah bagian dari proses untuk mencetak atlet yang berkualitas,” jelasnya.
Rasman juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan yang sehat bagi generasi muda, terutama dalam mengurangi ketergantungan pada gadget. Ia menjelaskan bahwa dampak negatif dari terlalu sering bermain gadget, seperti menurunnya kualitas fisik dan kesehatan mental, menjadi tantangan besar di era digital saat ini. “Bermain gadget memang tidak bisa dihindari, tapi jika dilakukan berlebihan, itu bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental anak-anak. Oleh karena itu, olahraga harus menjadi pilihan yang baik untuk mengimbangi kebiasaan tersebut,” jelas Rasman.
Lebih lanjut, Rasman menegaskan bahwa olahraga dapat menjadi alternatif positif untuk mengisi waktu luang, sekaligus membantu generasi muda menghindari gaya hidup yang kurang sehat akibat penggunaan gadget secara berlebihan. “Dengan berolahraga, anak-anak tidak hanya terhindar dari dampak negatif gadget, tetapi juga bisa mengembangkan bakat dan potensi yang ada pada diri mereka,” tambahnya.
Dalam upaya meningkatkan kualitas olahraga di Kaltim, Rasman mengajak berbagai pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, untuk lebih mendukung anak-anak muda yang berprestasi di bidang olahraga. Dengan semakin banyaknya generasi muda yang terlibat aktif dalam olahraga, Rasman optimistis Kaltim akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. “Kami berharap para orang tua dapat memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka untuk berolahraga, karena selain meningkatkan fisik, olahraga juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, kerja keras, dan ketahanan mental,” tutup Rasman.
Penulis: Andi Isnar