Manajemen Modern: Dispora Kaltim Rancang Sistem Elektronik untuk Pengelolaan GOR

Manajemen Modern: Dispora Kaltim Rancang Sistem Elektronik untuk Pengelolaan GOR

SAMARINDA – Dalam upaya meminimalisir bentrokan jadwal penggunaan fasilitas di Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Prasarana Olahraga (PPO) tengah merancang sistem elektronik terpadu untuk pendataan dan penyewaan venue olahraga. Sebagai fasilitas yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, GOR Kadrie Oening menjadi lokasi favorit penyelenggaraan berbagai event olahraga maupun kegiatan komunitas. Namun, tingginya permintaan sering kali menyebabkan bentrokan jadwal yang mengganggu kelancaran acara.

Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi, menegaskan pentingnya sistem manajemen berbasis elektronik untuk menghindari tabrakan jadwal dan mempermudah pengelolaan izin penyewaan. “Nanti kita akan membuat situs khusus untuk pendaftarannya. Kami harus punya sistem informasi yang bagus, sehingga ketika masyarakat mengakses situs tersebut untuk membooking venue, maka jadwal akan terdata secara otomatis dan transparan,” ujar Junaidi, Jumat (18/10/2024).

Sistem elektronik tersebut dirancang agar dapat menampilkan ketersediaan venue secara real-time. Hal ini memungkinkan penyelenggara event memeriksa jadwal yang kosong sebelum mengajukan permohonan. Dengan demikian, bentrokan jadwal antara berbagai acara, termasuk agenda prioritas seperti event nasional atau mendadak, dapat diminimalisir. “Dengan adanya sistem itu, semua pihak dapat melihat ketersediaan waktu secara real-time, sehingga akan mengurangi kemungkinan bentrokan jadwal antara berbagai event,” tambahnya.

Selain meminimalisir konflik jadwal, sistem elektronik ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan fasilitas olahraga. Junaidi menjelaskan bahwa sistem ini akan dilengkapi fitur pendaftaran online, informasi lengkap terkait fasilitas, termasuk kapasitas venue, jenis kegiatan yang diperbolehkan, serta rincian biaya sewa. “Kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat, pelatih, dan organisasi olahraga dalam mengakses fasilitas yang ada. Dengan sistem yang lebih baik, kita dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga di Kaltim,” terang Junaidi.

Lebih dari sekadar solusi administratif, pengembangan sistem ini diharapkan mendorong lebih banyak event olahraga berkualitas untuk digelar di GOR Kadrie Oening. Dispora Kaltim optimistis, inovasi ini akan meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat peran GOR Kadrie Oening sebagai pusat kegiatan olahraga dan rekreasi di Kalimantan Timur. Melalui langkah ini, UPTD PPO Dispora Kaltim berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Dengan dukungan teknologi modern, GOR Kadrie Oening diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan fasilitas olahraga yang profesional dan ramah pengguna.

Penulis: Eko Sulistyo

Advertorial Berita Daerah Dispora Kaltim