Seno Aji Pertahankan Posisi, Terpilih Aklamasi di Musprov Forki Kaltim

Seno Aji Pertahankan Posisi, Terpilih Aklamasi di Musprov Forki Kaltim

SAMARINDA – PON XX di Papua, menjadi momentum kebangkitan karate Kaltim. Dua perunggu di ujung timur Indonesia itu sekaligus mengakhiri paceklik medali karateka Benua Etam selama beberapa tahun. Sebagaimana dilansir Sapos, Capaian itu kembali diperbaiki di PON XXI Aceh-Sumut, dengan perolehan 1 perak dan 1 perunggu.

Keberhasilan pembinaan dan peningkatan prestasi tak bisa dilepaskan dari sosok Ketua Federasi Karate-Do Indonesia (Forki) Kaltim, Seno Aji. Sejak dipercaya menakhodai Forki Kaltim, Seno yang saat itu menjadi anggota DPRD Kaltim, mampu membuat terobosan-terobosan untuk mengangkat prestasi olahraga ini di daerah.

Hal ini pun mendapatkan apresiasi khusus dari Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Forki Kaltim, Sabtu (25/1) lalu. Diakui Rusdi, kemampuan KONI yang terbatas dalam memberikan bantuan kepada cabor, tak menyurutkan Seno Aji untuk bergerak secara mandiri.

“Di tengah keterbatasan, saya mengapresiasi Forki yang banyak melaksanakan kegiatan secara mandiri tanpa bantuan dari KONI,” puji Rusdi.Atas alasan itu pula, tak mengherankan dalam agenda Musprov yang berlangsung di Five Hotel Samarinda itu, 10 pengcab kabupaten/kota dan 17 perguruan se-Kaltim, bulat mendukung kembali kepemimpinan Seno Aji untuk periode 2025-2029.

Dalam sambutannya, Seno Aji mengatakan keberhasilan dalam beberapa target yang selama periodenya, tak lepas dari dukungan semua pihak. Baik dari pengurus, pelatih dan atlet. Begitu juga dalam hal penganggaran organisasi, sejak awal ia telah menekankan agar dilakukan setransparan mungkin.

“Alhamdulillah, selama ini bisa berjalan dan bekerja dengan baik. Semua fokus untuk kebaikan atlet menuju prestasi. Terima kasih atas kerja samanya selama ini,” ucap Seno.

Ditanya apa yang menjadi proyeksinya ke depan, Seno memastikan semua akan diupayakan terus mengalami peningkatan. Salah satunya, keberadaan gedung latihan atau dojo, yang dipastikannya akan terwujud pada periode kali ini.

“Dojo ini untuk pembinaan yang lebih intensif. TC mandiri kita akan lebih berjalan, sehingga prestasi atlet pun bisa meningkat,” ucapnya.

Diharapkan mampu meningkatkan capaian medalinya di PON XXII/2028 menjadi emas, Seno menegaskan peluang itu terbuka lebar. Ia meyakini daerah ini memiliki bibit atlet potensial.

“Saya pikir kita punya talenta potensial yang akan kami kirim ke event-event nasional bahkan internasional. Mudah-mudahan, harapan itu bisa kami wujudkan,” tegasnya memungkasi. []

Putri Aulia Maharani

Berita Daerah