SAMARINDA – DPRD Kalimantan Timur menggelar rapat paripurna untuk mengumumkan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2025-2030 pada Jumat, 7 Februari 2025. Pengumuman ini berdasarkan Surat KPU Kaltim Nomor 55/PL.02.7-SD/64.2025 serta Keputusan KPU Kaltim Nomor 50 Tahun 2025 yang telah ditetapkan sehari sebelumnya.
Dengan diusulkannya dua surat KPU tersebut ke pemerintah pusat, pasangan terpilih Rudy Mas’ud dan Seno Aji dipastikan dapat mengikuti pelantikan kepala dan wakil kepala daerah serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari 2025.
Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa proses pengesahan hasil Pilgub Kaltim telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. “Memang aturannya begitu, ada batas waktu,” ujarnya usai paripurna.
Ia juga menjelaskan bahwa meskipun surat dari KPU Kaltim baru ditetapkan pada Kamis malam, 6 Februari 2025, DPRD tetap wajib menggelar paripurna untuk mengusulkan hasil tersebut ke Kementerian Dalam Negeri. “Hari ini masih hari kerja, kalau Sabtu banyak anggota dewan yang turun ke daerah pemilihannya untuk menyerap aspirasi,” tambahnya.
KPU Kaltim menetapkan Rudy Mas’ud dan Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dalam pleno terbuka yang digelar setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilgub yang diajukan oleh Isran Noor dan Hadi Mulyadi pada 5 Februari 2025.
Persiapan Pelantikan dan Program Prioritas
Dengan kepastian pelantikan pada 20 Februari mendatang, tim transisi mulai merancang agenda kerja awal bagi pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji. Sejumlah program prioritas telah disiapkan, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Rudy Mas’ud menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan akan menjadi fokus utama di awal kepemimpinannya. “Kami akan memastikan akses transportasi yang lebih baik, terutama di daerah yang selama ini masih sulit dijangkau,” katanya.
Seno Aji menambahkan bahwa sektor pendidikan juga menjadi prioritas. “Kami akan meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim, baik dari segi fasilitas maupun kesejahteraan tenaga pendidik,” ujarnya.
Selain itu, pemerintahan baru juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan memastikan masyarakat Kaltim mendapatkan manfaat maksimal dari proyek tersebut.
DPRD Kaltim berharap kepemimpinan baru dapat membawa perubahan positif bagi provinsi ini. “Kami akan terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat dan mendukung program yang membawa kemajuan bagi Kalimantan Timur,” tutup Hasanuddin Mas’ud.[]
Putri Aulia Maharani