SUKABUMI – Sebuah truk bermuatan batu dengan nomor polisi F 8148 FZ mengalami kecelakaan lalu lintas di Kampung Cijarian, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (8/2/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Truk tersebut terguling dan menimpa sebuah kendaraan berwarna biru dengan nomor polisi B 8644 HN, yang saat itu sedang berhenti di pinggir jalan.
Menurut kesaksian warga setempat, Keke (36), mobil yang tertimpa truk sedang dalam keadaan berhenti di tepi jalan. Sebanyak tiga orang yang berada di dalam mobil tersebut sempat keluar untuk membeli telur di sebuah warung di dekat lokasi kejadian.”Mobil ini posisinya berhenti, tiga orang katanya keluar. Kata ibu warung di sana, mereka dari Jakarta mau ke Palabuhanratu. Korban ini satu keluarga dari Jakarta,” ujar Keke.
Namun, tiba-tiba truk yang melaju dari arah belakang tampak oleng, kehilangan kendali, lalu terguling menimpa mobil yang masih berisi tujuh orang penumpang di dalamnya.
Albani (26), seorang saksi mata sekaligus teman korban, mengatakan bahwa ia melihat truk tersebut sudah dalam kondisi tidak stabil sebelum akhirnya terguling.”Saya ada di belakang truknya. Pas di belokan, saya lihat truk sudah oleng ke kanan, lalu tiba-tiba langsung terguling dan menimpa mobil yang berhenti di depan,” ungkap Albani.
Dirinya yang saat itu mengendarai sepeda motor bersama teman-temannya langsung menghindar untuk menyelamatkan diri.”Saya di motor boncengan, ada tiga motor di belakang. Begitu truk menimpa mobil, saya langsung banting setir ke arah ruko,” tambahnya.
Korban dan Proses Evakuasi
Petugas gabungan dari kepolisian dan tim SAR segera melakukan proses evakuasi korban. Berdasarkan informasi awal, empat orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian, sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit mengingat kondisi truk yang terguling di atas kendaraan korban. Petugas memerlukan alat berat untuk mengangkat truk guna mengeluarkan korban yang masih terjebak di dalam mobil.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan ini. Dugaan awal menyebutkan bahwa truk mengalami gangguan teknis atau kelebihan muatan, yang menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan saat melewati jalanan yang berbelok.
“Kami masih menyelidiki faktor penyebab kecelakaan ini, termasuk apakah ada unsur kelalaian dari pengemudi truk atau kondisi kendaraan yang tidak layak jalan,” ujar seorang petugas kepolisian setempat.
Selain itu, insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kendaraan berat sebelum beroperasi guna mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa mendatang.
Dengan adanya insiden ini, pihak berwenang mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan berat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, terutama yang membawa muatan berat.
Selain itu, masyarakat yang berada di tepi jalan juga diingatkan untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan, terutama di jalur yang rawan kecelakaan seperti tikungan tajam dan jalanan menurun.Pihak kepolisian berjanji akan memberikan sanksi tegas jika terbukti ada unsur kelalaian dalam kecelakaan ini.[]
Putri Aulia Maharani