TANGERANG – Kuasa hukum Kepala Desa (Kades) Kohod, Kabupaten Tangerang, Banten, Arsin bin Sanip, akhirnya angkat bicara terkait kepemilikan mobil mewah Jeep Rubicon yang sempat menjadi sorotan publik. Menanggapi isu yang beredar, pengacara Arsin, Yunihar, mengonfirmasi bahwa kliennya memang memiliki kendaraan tersebut, tetapi dengan sistem pembayaran kredit, bukan pembelian secara tunai.
“Sempat beredar di publik soal kekayaan Pak Kades. Tapi dalam kesempatan ini, kami sampaikan bahwa Rubicon itu benar milik Kades Arsin. Namun, untuk mendapatkannya, beliau membelinya dengan cara dicicil,” ujar Yunihar kepada wartawan saat ditemui di kawasan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (11/2/2025).
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, mobil tersebut masih dalam status kredit, dan Arsin masih harus melunasi cicilan kendaraan tersebut.
“Itu masih kredit, dan sampai saat ini pun statusnya masih kredit. Beliau masih mencicil hingga sekarang,” tambahnya.
Kepemilikan Mobil Mewah dan Isu yang Beredar
Sebelumnya, nama Arsin menjadi perbincangan publik setelah munculnya pemberitaan mengenai pagar laut di Kabupaten Tangerang. Kepala Desa Kohod itu disebut-sebut memiliki sejumlah kendaraan mewah, salah satunya Jeep Rubicon, yang menimbulkan spekulasi terkait sumber kekayaannya.
Kendaraan mewah tersebut bahkan sempat menjadi bahan diskusi di kalangan masyarakat, mengingat jabatan Arsin sebagai kepala desa yang gajinya dinilai tidak sebanding dengan harga kendaraan tersebut. Beberapa pihak menduga kepemilikan mobil tersebut berkaitan dengan proyek pagar laut yang tengah menjadi sorotan hukum.
Dari hasil penelusuran di kediaman Arsin, diketahui bahwa selain Jeep Rubicon, terdapat pula mobil Honda Civic VTEC berwarna putih dengan nomor polisi B 412 SIN yang terparkir di garasi rumahnya.
Menanggapi berbagai dugaan, seorang pekerja di rumah Arsin, bernama Edi, juga turut mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut tidak dibeli dalam kondisi baru, melainkan dari tangan kedua dan dengan sistem cicilan.
“Kalau Jeep Rubicon itu sepengetahuan saya beliau kredit, bukan beli kontan,” kata Edi.
Selain itu, ia juga membantah klaim bahwa Rubicon milik Arsin berwarna putih sebagaimana yang diberitakan di beberapa media.
“Kalau diberitakan oleh media itu kan mobilnya warna putih, padahal bukan, tapi warna hitam. Itu juga bukan mobil baru, tahunnya sudah tua, barang bekas, dan beliau membelinya secara kredit,” jelasnya.
Jejak Jeep Rubicon Milik Arsin
Menurut keterangan yang diperoleh, Arsin diduga telah memiliki Jeep Rubicon tersebut sejak awal masa jabatannya sebagai kepala desa pada tahun 2021. Namun, sejak isu pagar laut mencuat ke publik, kendaraan mewah tersebut tidak lagi terlihat di rumahnya.
Saat ini, kasus yang berkaitan dengan pagar laut Tangerang masih dalam proses penyelidikan. Penyidik dari kepolisian telah menggeledah ruang kerja Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kohod untuk mencari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam proyek tersebut.
Polri juga tengah menguji bukti-bukti yang telah diperoleh dari hasil penggeledahan, guna menentukan apakah ada indikasi pelanggaran hukum dalam kepemilikan aset yang dimiliki Arsin. Jika ditemukan bukti kuat, tidak menutup kemungkinan Arsin akan dijadikan tersangka dalam kasus ini.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap asal-usul kepemilikan kendaraan dan aset lain yang dimiliki oleh Arsin. Publik pun menantikan hasil penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatan Kepala Desa Kohod dalam kasus yang tengah menjadi perhatian nasional ini.[]
Putri Aulia Maharani