SAMARINDA – Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah menjadi momen penuh haru bagi para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda. Kesempatan bertemu keluarga yang dinantikan akhirnya tiba, setelah pihak lapas membuka layanan kunjungan khusus bagi warga binaan sejak Senin (31/3/2025) hingga Kamis (3/4/2025).
Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Theo Adrianus, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut tingginya animo masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga mereka di dalam lapas.
“Suasana haru dan bahagia mewarnai pertemuan antara warga binaan dan keluarganya pada Hari Raya Idul Fitri. Ini merupakan hak mereka untuk tetap menjalin silaturahim, dan kami berkomitmen untuk memfasilitasinya dengan baik,” ujarnya di Samarinda, Selasa (1/4).
Antusiasme Keluarga Warga Binaan
Sejak pagi hari pertama Lebaran, puluhan keluarga sudah memadati pintu masuk lapas dengan membawa berbagai bingkisan makanan khas Lebaran. Mereka tampak tidak sabar untuk bertemu dan melepas rindu dengan anggota keluarga yang tengah menjalani masa hukuman.
Momen pertemuan di ruang kunjungan berlangsung penuh emosional. Ada yang saling berpelukan erat, meneteskan air mata haru, hingga tertawa bahagia saat berbagi cerita. Bagi para narapidana, dukungan moral dari keluarga di momen spesial seperti ini menjadi penyemangat dalam menjalani pembinaan di dalam lapas.
“Kehadiran keluarga sangat berperan dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan. Hari raya seperti ini menjadi waktu yang sangat berarti bagi mereka untuk merasakan kembali kasih sayang dari orang-orang terdekat,” tambah Theo.
Pengamanan Ketat Selama Kunjungan
Untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama kunjungan berlangsung, Lapas Narkotika Samarinda bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI. Meskipun suasana Lebaran identik dengan libur, petugas lapas tetap siaga untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Theo mengapresiasi kesadaran masyarakat yang tertib dan mematuhi aturan selama berkunjung. Dia berharap kondisi kondusif ini tetap terjaga agar layanan kunjungan berjalan lancar.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap mengikuti peraturan yang berlaku di lapas. Mari kita jaga suasana agar momen silaturahim ini berjalan aman dan nyaman,” tuturnya.
Adapun jadwal kunjungan dibuka dari pukul 09.00 Wita hingga 15.00 Wita, dengan pembatasan jumlah pengunjung maksimal lima anggota keluarga inti per narapidana. Selain itu, pengunjung hanya diperbolehkan membawa titipan makanan matang untuk warga binaan.
Lebaran di balik jeruji besi mungkin terasa berbeda, tetapi momen ini tetap memberi harapan bagi para warga binaan bahwa mereka tidak sendirian. Kehangatan keluarga di Hari Raya menjadi motivasi bagi mereka untuk terus menjalani masa hukuman dengan semangat perubahan ke arah yang lebih baik.[]
Putri Aulia Maharani