SURABAYA – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Bandara Internasional Juanda pada Selasa (1/4), yang menyebabkan beberapa pohon tumbang di area parkir Terminal 2. Kejadian ini menimpa enam mobil yang sedang terparkir. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, memastikan bahwa kejadian tersebut tidak mengganggu operasional penerbangan. “Penerbangan di Bandara Juanda tetap berjalan dengan normal, tidak ada gangguan akibat kejadian ini,” ujarnya.
Salah satu saksi mata, Mochammad Yanuar, yang saat itu sedang mengantarkan kakaknya ke bandara, mengungkapkan bahwa hujan deras sudah mengguyur kawasan tersebut sebelum ia tiba di lokasi. “Hujan sudah deras sebelum kami sampai area Bandara Juanda. Masuk ke area parkir bandara sekitar jam 13.30-an, hujan semakin deras. Bahkan di beberapa titik ada genangan air,” ujarnya.
Yanuar juga mengungkapkan bahwa angin kencang semakin memperburuk situasi. “Angin juga sangat kencang, sampai menyebabkan pohon tumbang. Pesawat yang mengantar kakak saya yang seharusnya terbang pukul 16.00 akhirnya harus ditunda sampai pukul 18.00,” tambahnya.
Proses evakuasi pohon tumbang langsung dilakukan oleh petugas bandara dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo. Pembersihan berlangsung cepat demi memastikan area parkir kembali aman digunakan.
Pihak bandara memastikan bahwa meskipun cuaca buruk menyebabkan gangguan sesaat, area parkir Terminal 2 sudah dapat digunakan kembali dalam waktu singkat. Keamanan dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan insiden.
Dalam keterangan lebih lanjut, Muhammad Tohir menjelaskan bahwa angin kencang yang terjadi di sekitar bandara adalah fenomena cuaca yang sulit diprediksi. Meskipun demikian, pihak bandara telah menyiapkan prosedur untuk menghadapi cuaca ekstrem seperti ini. “Kami akan terus melakukan pemantauan dan perawatan rutin terhadap pohon-pohon yang ada di sekitar area bandara. Keamanan penumpang dan properti kami pastikan tetap terjaga,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik kendaraan yang terdampak telah berkoordinasi dengan pihak pengelola parkir Terminal 2 untuk tindak lanjut perbaikan kendaraan mereka. “Kami sudah berkoordinasi dengan pengelola parkir, dan telah disepakati bahwa mobil-mobil yang terdampak akan diperbaiki oleh pihak terkait,” tutur Tohir.
Pemilik mobil yang terkena dampak juga dipersilakan melaporkan kerusakan kendaraan mereka ke pihak pengelola parkir untuk mendapatkan prosedur perbaikan yang cepat dan tepat.
Meskipun insiden ini sempat menimbulkan kepanikan di area parkir, pihak bandara menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Proses perbaikan dan evakuasi diharapkan tidak mengganggu layanan bagi penumpang yang akan terbang.
Pihak bandara juga mengingatkan kepada para penumpang untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama cuaca buruk, demi kenyamanan dan keselamatan bersama.[]
Putri Aulia Maharani