Paus Leo Akan Kunjungi Masjid Biru di Turki

Paus Leo Akan Kunjungi Masjid Biru di Turki

Bagikan:

ISTANBUL — Agenda kunjungan Paus Leo XIV di Turki memasuki hari ketiga dengan salah satu momen paling simbolis dalam lawatannya, yakni rencana kunjungannya ke Masjid Biru pada Sabtu (29/11/2025). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upayanya menjembatani dialog antarumat beragama, sekaligus menjadi kunjungan perdana Paus asal Amerika Serikat itu ke rumah ibadah umat Islam sejak ia terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik dunia pada Mei 2025 menggantikan Paus Fransiskus.

Kunjungan Leo XIV ini tidak dapat dilepaskan dari tradisi yang juga dilakukan para pendahulunya. Paus Benediktus XVI dan Paus Fransiskus sama-sama pernah mengunjungi Masjid Biru, masing-masing pada 2006 dan 2014, saat keduanya ditemani Mufti Agung Istanbul. Dengan melanjutkan jejak tersebut, Leo XIV ingin menegaskan kembali pesan perdamaian dan solidaritas lintas keyakinan yang sejak lama menjadi perhatian Gereja.

Namun berbeda dengan dua Paus sebelumnya, Leo XIV tidak memiliki agenda mengunjungi Hagia Sophia yang berada tidak jauh dari Masjid Biru. Bangunan bersejarah peninggalan Kekaisaran Bizantium itu memiliki riwayat panjang sebagai basilika, sebelum diubah menjadi masjid pada 1453. Pada era Mustafa Kemal Atatürk, tepatnya 1935, Hagia Sophia dialihfungsikan menjadi museum, kemudian kembali menjadi masjid pada 2020 melalui kebijakan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Langkah tersebut sempat memicu tanggapan kritis dari komunitas internasional, termasuk dari Paus Fransiskus, yang menilai perubahan status itu sarat muatan politik.

Sementara itu, Masjid Biru sendiri tetap menjadi salah satu ikon kebanggaan Istanbul. Masjid yang dibangun pada masa Sultan Ahmed I pada awal abad ke-17 ini dikenal karena interiornya yang dipenuhi ubin Iznik berwarna biru. Lokasinya yang berdiri di bekas arena Hippodrome, kawasan bersejarah era Bizantium, menjadikannya titik pertemuan antara masa lalu dan masa kini Turki.

Usai kunjungannya ke masjid tersebut, Paus Leo XIV dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda keagamaan. Ia akan bertemu para pemimpin gereja lokal sebelum mengikuti kebaktian singkat di Gereja Patriarkat St George. Setelah itu, ia akan mengadakan pertemuan dengan Patriark Ekumenis Bartholomew I. Keduanya direncana­kan menandatangani deklarasi bersama, namun isi dokumen itu masih dirahasiakan hingga saat ini.

Pada Sabtu sore, Paus akan memimpin misa di Volkswagen Arena yang diperkirakan dihadiri sekitar 4.000 jemaat. Kegiatan ini menjadi salah satu acara terbesar dalam rangkaian kunjungan Paus di Istanbul.

Sehari sebelumnya, Leo XIV terlebih dahulu mengunjungi Iznik untuk menghadiri kebaktian doa ekumenis memperingati 1.700 tahun Konsili Nicea peristiwa penting yang membentuk sejarah teologi Kristen awal.

Perjalanan Paus di Turki akan ditutup pada Minggu pagi dengan kebaktian di katedral Armenia dan liturgi Ortodoks di St George, sebelum ia bertolak menuju Lebanon. Lawatan ke Lebanon menjadi negara kedua dalam rangkaian kunjungan internasionalnya di kawasan Timur Tengah sejak menjabat. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Internasional