Kunjungan ke Bali, DPRD Kaltim Fokus Perkuat Mekanisme Banmus

Kunjungan ke Bali, DPRD Kaltim Fokus Perkuat Mekanisme Banmus

Bagikan:

PARLEMENTARIA – Upaya meningkatkan efektivitas kerja alat kelengkapan dewan terus dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim). Salah satunya melalui kunjungan kerja Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kaltim ke DPRD Provinsi Bali, yang dinilai memiliki pengalaman dalam mengelola tahapan pembahasan APBD secara lebih sistematis.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, dan diikuti Anggota DPRD Kaltim, Nuhadi Saputra, staf ahli Banmus, serta pejabat struktural Sekretariat DPRD Kaltim. Setibanya di Bali, rombongan diterima oleh Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Bali, I Kadek Putra Suantara.

Kunjungan ini bertujuan menggali informasi terkait pola kerja Banmus dalam mengatur agenda pembahasan APBD, mulai dari penjadwalan hingga sinkronisasi dengan komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya. Diskusi berlangsung intens, mengulas tantangan dan solusi dalam menjaga konsistensi jadwal agar tidak menghambat proses penganggaran.

Dalam forum tersebut, DPRD Kaltim menaruh perhatian pada efektivitas peran Banmus sebagai pengendali alur pembahasan kebijakan strategis daerah. Penguatan fungsi ini dinilai penting agar pembahasan APBD tidak hanya tepat waktu, tetapi juga berkualitas dan berorientasi pada kepentingan publik.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi bagian dari pembelajaran kelembagaan. “Kami ingin memastikan tahapan pembahasan APBD berjalan lebih terstruktur, terjadwal, dan transparan. Belajar dari praktik baik di Bali tentu akan sangat membantu memperkuat mekanisme internal kami,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Yenni menambahkan bahwa Banmus bukan sekadar pengatur jadwal, melainkan instrumen strategis yang menentukan ritme kerja DPRD secara keseluruhan. Dengan sistem yang tepat, Banmus mampu mendorong proses legislasi yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan daerah.

“Koordinasi yang kuat dengan alat kelengkapan dewan lainnya menjadi kunci agar proses legislasi tidak hanya sesuai aturan, tetapi juga mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah,” kata Yenni.

Ia menegaskan bahwa hasil kunjungan ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi internal untuk penyempurnaan mekanisme kerja Banmus DPRD Kaltim.
“Rekomendasi yang kami dapatkan akan menjadi bahan penting untuk penyempurnaan tata kelola Banmus di Kaltim, dengan tujuan akhir meningkatkan akuntabilitas lembaga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya. []

Penulis: Muhammaddong | Penyunting: Agnes Wiguna

Bagikan:
Advertorial DPRD Kaltim