JAKARTA – Aktivitas penyampaian aspirasi publik kembali mewarnai kawasan Jakarta Pusat pada Senin (05/01/2026). Aparat kepolisian mencatat sedikitnya dua aksi unjuk rasa akan berlangsung di lokasi berbeda pada hari ini. Kedua demonstrasi tersebut diperkirakan berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas, khususnya di wilayah Gambir dan kawasan sekitar Gedung DPR/MPR, Senayan.
Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menyatakan telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif. Kasi Humas Polres Jakarta Pusat, Iptu Erlin Sumantri, menjelaskan bahwa aksi pertama dijadwalkan berlangsung sejak pagi hari di wilayah Gambir. Aksi tersebut akan diikuti oleh massa dari organisasi Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera.
“Pagi ada aksi unjuk rasa dari Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera,” ujar Erlin dalam keterangan tertulisnya.
Selain di Gambir, aksi unjuk rasa lainnya juga akan digelar di kawasan Senayan. Lokasi sasaran massa adalah depan Gedung DPR/MPR. Demonstrasi ini rencananya dilakukan oleh Koalisi Mahasiswa Indonesia Menggugat KUHP. Kepolisian menilai kedua aksi tersebut membutuhkan pengamanan ekstra mengingat lokasi yang berada di pusat pemerintahan dan jalur lalu lintas utama.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sebanyak 871 personel gabungan disiagakan. Ratusan aparat tersebut akan ditempatkan di titik-titik strategis, baik di sekitar lokasi aksi maupun pada ruas jalan yang berpotensi terdampak kepadatan kendaraan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Terkait pengaturan lalu lintas, Erlin menyampaikan bahwa kepolisian tidak akan langsung menerapkan penutupan jalan secara permanen. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional, dengan mempertimbangkan dinamika dan jumlah massa yang hadir di lapangan. Pendekatan ini diharapkan dapat meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat yang tetap harus beraktivitas pada hari kerja.
Sementara itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan bijak dalam merencanakan perjalanan. Warga yang hendak melintas di sekitar Gambir maupun Senayan disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari potensi kemacetan yang mungkin terjadi selama aksi berlangsung.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata dia.
Imbauan tersebut ditujukan agar aktivitas publik tetap berjalan lancar tanpa harus terjebak kepadatan lalu lintas akibat konsentrasi massa di titik-titik demonstrasi. Kepolisian juga meminta pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut terkait tuntutan rinci yang akan disampaikan dalam kedua aksi tersebut. Namun, aparat memastikan pengamanan akan dilakukan secara humanis dan sesuai prosedur. Kepolisian juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan kepentingan umum.
Masyarakat diharapkan tetap mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi, terutama terkait kondisi lalu lintas di Jakarta Pusat. Dengan koordinasi yang baik antara aparat, peserta aksi, dan pengguna jalan, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib. []
Diyan Febriana Citra.

