KUALA LUMPUR – Indonesia masih menjaga asa meraih gelar di ajang Malaysia Open 2026 setelah dua wakilnya memastikan langkah ke babak semifinal. Turnamen level Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, itu akan memasuki fase krusial pada Sabtu (10/01/2026), dengan Jonatan Christie dan pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri siap berjuang memperebutkan tiket final. Seluruh laga semifinal dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB dan disiarkan langsung melalui platform Vidio.com.
Jonatan Christie menjadi salah satu tumpuan utama Indonesia di sektor tunggal putra. Pebulu tangkis peringkat atas dunia tersebut dijadwalkan menghadapi wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, yang berstatus juara dunia 2023. Pertemuan ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua pemain sama-sama memiliki kualitas teknik dan mental bertanding yang mumpuni.
Meski dihadapkan pada lawan tangguh, Jonatan Christie memiliki modal positif untuk menatap laga semifinal. Rekor pertemuan menunjukkan keunggulan tipis berada di pihak wakil Indonesia. Dari total 14 kali pertemuan, Jonatan Christie tercatat mengantongi delapan kemenangan dan enam kekalahan atas Kunlavut Vitidsarn. Statistik tersebut menjadi indikasi bahwa Jonatan tidak asing menghadapi pola permainan lawannya.
Selain catatan head to head, performa Jonatan sepanjang turnamen juga dinilai menjanjikan. Pada babak perempatfinal, Jonatan Christie tampil efisien saat menyingkirkan wakil Jepang, Kodai Naraoka, hanya dalam dua gim langsung. Sebaliknya, Kunlavut Vitidsarn harus bekerja lebih keras dengan memainkan laga tiga gim saat menghadapi Alex Lanier asal Prancis. Faktor ini membuat kondisi fisik Jonatan relatif lebih segar jelang semifinal, yang diprediksi berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.
Sementara itu, wakil Indonesia lainnya datang dari sektor ganda putra melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka dijadwalkan menantang pasangan tuan rumah Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Duel ini dipastikan menyedot perhatian publik Axiata Arena, mengingat status Aaron/Soh sebagai unggulan sekaligus andalan Malaysia.
Meski bermain di hadapan pendukung lawan, Fajar/Fikri memiliki rekam jejak positif saat berhadapan dengan pasangan tersebut. Dalam sejumlah pertemuan penting, ganda Indonesia kerap mampu keluar sebagai pemenang. Salah satu hasil paling menonjol terjadi di final China Open 1000, ketika Fajar/Fikri menang meyakinkan dengan skor 21-15 dan 21-14.
Di sisi lain, Aaron Chia/Soh Wooi Yik baru saja memutus tren negatif setelah sebelumnya kalah beruntun dari pasangan Indonesia di ajang SEA Games 2025. Kemenangan di perempatfinal Malaysia Open 2026 menjadi suntikan moral bagi ganda Malaysia tersebut. Meski demikian, Fajar/Fikri tetap dipandang memiliki peluang besar untuk menembus partai puncak apabila mampu menjaga konsistensi dan ketenangan bermain.
Laga semifinal ganda putra ini diperkirakan berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB. Jika kedua wakil Indonesia mampu melewati hadangan lawan masing-masing, peluang Merah Putih untuk membawa pulang gelar dari Kuala Lumpur akan semakin terbuka. Dukungan publik Tanah Air pun diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk tampil maksimal di fase penentuan. []
Diyan Febriana Citra.

