JAKARTA – Aktivitas masyarakat di kawasan Jakarta Pusat pada Selasa (13/01/2026) diperkirakan akan terdampak oleh rencana aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah kelompok massa. Kepolisian telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan serta antisipasi lalu lintas guna meminimalkan gangguan ketertiban umum dan kemacetan di titik-titik strategis.
Aksi demonstrasi tersebut rencananya berlangsung di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Selatan, wilayah Gambir. Kedua ruas jalan tersebut merupakan kawasan vital yang kerap menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan lalu lintas harian warga Jakarta.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyampaikan bahwa unjuk rasa akan melibatkan Aliansi Mahasiswa Jakarta Menggugat bersama sejumlah elemen massa lainnya. Aksi tersebut diperkirakan dimulai sejak pagi hari.
“Pagi ada unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Jakarta Menggugat dan beberapa elemen massa lainnya,” ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya.
Guna memastikan situasi tetap kondusif, Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan ratusan personel kepolisian. Sebanyak 350 personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi aksi, termasuk pengaturan arus lalu lintas dan penjagaan di titik-titik rawan.
Erlyn menjelaskan, pengamanan dilakukan sebagai langkah preventif agar aksi penyampaian pendapat di muka umum dapat berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, kehadiran aparat juga dimaksudkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Terkait lalu lintas, kepolisian menegaskan bahwa rekayasa arus kendaraan akan bersifat situasional. Artinya, pengalihan arus atau penutupan jalan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama melihat jumlah massa dan dinamika aksi yang berlangsung. Jika massa bertambah dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, petugas akan mengambil langkah cepat untuk mengurai kemacetan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak dalam merencanakan perjalanan, khususnya yang melintasi kawasan Medan Merdeka dan sekitarnya. Warga diminta untuk memantau informasi lalu lintas terkini serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata Erlyn.
Imbauan ini ditujukan agar masyarakat tidak terjebak kemacetan dan aktivitas sehari-hari tetap dapat berjalan dengan lancar. Pengguna jalan yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi unjuk rasa disarankan menghindari kawasan tersebut hingga situasi kembali normal.
Aksi demonstrasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang dijamin oleh undang-undang. Namun demikian, aparat kepolisian menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan bersama agar penyampaian aspirasi tidak merugikan kepentingan publik yang lebih luas.
Dengan kesiapan personel dan pengaturan lalu lintas yang fleksibel, kepolisian berharap kegiatan unjuk rasa dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan signifikan terhadap mobilitas warga Jakarta. Masyarakat pun diharapkan dapat bekerja sama dengan mengikuti imbauan yang telah disampaikan demi menjaga kenyamanan bersama. []
Diyan Febriana Citra.

