JAKARTA – Turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2026 resmi bergulir mulai Selasa (20/01/2026) dan langsung menyajikan rangkaian pertandingan yang melibatkan banyak wakil tuan rumah. Bertempat di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, ajang ini menjadi panggung awal bagi para atlet Indonesia untuk menunjukkan kesiapan sekaligus konsistensi mereka dalam persaingan internasional musim 2026.
Sejak sesi pagi, atmosfer kompetisi sudah terasa dengan digelarnya pertandingan babak kualifikasi hingga babak 32 besar. Sejumlah sektor, khususnya ganda, menjadi sorotan karena menurunkan pasangan-pasangan yang tengah dalam tren positif. Di sektor ganda putra, dua pasangan Indonesia langsung turun berlaga pada hari pertama, yakni Fajar Alfian/Shohibul Fikri serta Sabar Gutama/Reza Pahlevi.
Fajar/Fikri dijadwalkan menghadapi pasangan Taiwan, Chen Zhi/Lin Yu Chieh, pada babak 32 besar. Laga ini menjadi ujian awal bagi Fajar/Fikri yang baru dipasangkan dan masih dalam proses mematangkan chemistry. Meski berstatus tuan rumah, mereka tetap dihadapkan pada lawan yang memiliki kecepatan dan karakter permainan khas Asia Timur.
Sementara itu, Sabar Gutama/Reza Pahlevi juga menjalani pertandingan penting dengan menghadapi wakil Malaysia, Chia Weijie/Lwi Sheng Hao. Duel ini diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua pasangan sama-sama mengandalkan permainan cepat dan reli reli panjang. Sabar/Reza sebelumnya tampil di India Open 2026 dan membawa modal berharga berupa pengalaman bertanding melawan pasangan-pasangan papan atas.
Dari sektor ganda putri, Indonesia menurunkan sejumlah pasangan yang diharapkan mampu melangkah jauh. Lanny Tria/Apriyani Rahayu dijadwalkan berhadapan dengan ganda China, Bao Li Jing/Li Yi Jing. Pertandingan ini diperkirakan menjadi salah satu laga krusial mengingat pasangan China dikenal memiliki pertahanan solid serta variasi serangan yang sulit ditebak.
Selain itu, Febriana Kusuma/Meilysa Trias juga tampil menghadapi wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Yeung Nga Ting. Laga ini menjadi kesempatan bagi Febriana/Meilysa untuk mengamankan langkah ke babak berikutnya sekaligus menambah jam terbang di level turnamen Super Series.
Tidak hanya sektor ganda, sektor tunggal juga menghadirkan wakil-wakil Indonesia yang memulai perjuangan sejak babak kualifikasi. Anthony Ginting dijadwalkan tampil menghadapi Wangcharoen dalam laga yang diprediksi menarik perhatian publik Istora. Selain itu, sejumlah pemain muda seperti Yohanes Saut, Bagas Shijiwo, hingga Ali Faathir/Devin Artha turut berjuang memperebutkan tiket ke babak utama.
Rangkaian pertandingan hari pertama Indonesia Masters 2026 menunjukkan padatnya agenda serta besarnya peluang bagi wakil Indonesia untuk meraih hasil maksimal di kandang sendiri. Dukungan penonton Istora diharapkan mampu menjadi tambahan motivasi bagi para atlet, khususnya mereka yang baru menjalani debut atau pasangan baru hasil rotasi.
Indonesia Masters 2026 bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga sarana evaluasi kesiapan atlet nasional menghadapi turnamen-turnamen besar selanjutnya. Penampilan di hari pertama akan menjadi tolok ukur awal dalam menilai konsistensi permainan, strategi, serta mental bertanding para wakil Merah Putih di hadapan publik sendiri. []
Diyan Febriana Citra.

