JAKARTA – Pertemuan antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah sipil dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung berbagai program strategis nasional. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/01/2026).
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Teddy Indra Wijaya menyampaikan apresiasi atas kunjungan pimpinan tinggi TNI tersebut. Ia menilai pertemuan tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam pelaksanaan kebijakan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Suatu kehormatan besar bisa menerima kedatangan Wakil Panglima TNI Bapak Jenderal TNI Tandyo Budi Revita,” tulis Teddy, mengutip Instagram @sekretaris.kabinet.
Dalam pertemuan tersebut, Teddy mengungkapkan bahwa sejumlah agenda strategis menjadi pokok pembahasan. Fokus utama diarahkan pada program-program prioritas pemerintah yang membutuhkan dukungan cepat dan masif, termasuk peran aktif TNI di lapangan. Menurut Teddy, kehadiran prajurit TNI menjadi salah satu elemen penting dalam memastikan program nasional dapat berjalan efektif hingga ke daerah.
“Dibahas sejumlah program strategis pemerintah yang pelaksanaannya turut didukung secara masif dan cepat oleh prajurit-prajurit TNI, di antaranya program Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Kampung Nelayan, serta dalam percepatan pemulihan pascabencana di Sumatra,” tulis Teddy.
Program pemulihan pascabencana di Sumatra menjadi salah satu perhatian utama dalam diskusi tersebut. Pemerintah menilai keterlibatan TNI sangat krusial dalam mendukung penanganan darurat, distribusi logistik, hingga rehabilitasi infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Selain itu, koordinasi yang solid juga dibutuhkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi topik pembahasan penting. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Dukungan TNI dinilai mampu mempercepat distribusi dan pelaksanaan program, terutama di wilayah dengan akses terbatas.
Tidak hanya itu, pembahasan turut menyentuh pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan, yang dirancang untuk memperkuat ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan pesisir. Keterlibatan TNI dalam pendampingan dan pengamanan program-program tersebut dipandang sebagai langkah strategis guna menjaga keberlanjutan dan stabilitas pelaksanaannya.
Dalam kesempatan tersebut, Teddy juga mengulas rekam jejak Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Ia menyebutkan bahwa Wakil Panglima TNI tersebut merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991 dan memiliki pengalaman panjang di lingkungan TNI.
Selain pernah menjabat sebagai Panglima Kodam IV/Diponegoro yang membawahi wilayah Jawa Tengah, Jenderal Tandyo juga sempat mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mendukung peran strategisnya saat ini sebagai Wakil Panglima TNI.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI dalam menghadapi berbagai tantangan nasional, mulai dari pembangunan, penanganan bencana, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memastikan program-program prioritas pemerintah berjalan efektif, merata, dan berkelanjutan. []
Diyan Febriana Citra.

