JAKARTA – Sebuah insiden kebakaran terjadi di sebuah hotel yang berada di kawasan strategis Jalan Cikini Raya, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/01/2026) pagi. Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar dan pengguna jalan, mengingat lokasi kejadian berada di wilayah padat aktivitas dan permukiman. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, ketika sebagian besar warga baru memulai aktivitas pagi.
Informasi dari lokasi menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari bagian rooftop atau atap hotel. Kemunculan api di area tersebut membuat kobaran cepat membesar karena adanya sejumlah material yang mudah terbakar. Kondisi ini terjadi meskipun saat kejadian kawasan Menteng sedang diguyur hujan, yang semestinya dapat membantu meredam potensi penyebaran api.
Respons cepat dilakukan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat setelah menerima laporan dari warga. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran bersama 24 personel diterjunkan ke lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman terfokus di area rooftop serta pendinginan di titik-titik rawan untuk mencegah api menjalar ke bagian lain bangunan.
Upaya cepat tersebut menjadi faktor penting dalam menekan risiko kebakaran meluas, mengingat hotel berada di kawasan yang dikelilingi bangunan lain dan lalu lintas yang cukup padat sejak pagi hari. Selain melakukan pemadaman, petugas juga memastikan kondisi struktur bangunan aman dan tidak berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kesaksian warga sekitar turut menggambarkan cepatnya api membesar. Salah seorang warga bernama Irwan mengaku melihat tanda awal kebakaran sebelum kobaran api meluas.
“Awalnya kelihatan ada percikan di atas, tidak lama kemudian, apinya langsung membesar. Kejadiannya sekitar jam 05.30 WIB,” ujar Irwan.
Meski api sempat membesar, petugas berhasil mengendalikan situasi dalam waktu relatif singkat. Api tidak merambat ke kamar-kamar hotel maupun ke bangunan lain di sekitarnya. Hal ini membuat dampak kebakaran dapat ditekan dan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih luas.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, aktivitas warga dan pengguna jalan sempat terganggu akibat kepulan asap, suara sirene, serta keluar-masuknya armada pemadam kebakaran di kawasan Cikini Raya. Sejumlah warga terlihat berkumpul untuk menyaksikan proses pemadaman, sementara sebagian lainnya memilih menjauh demi menghindari asap.
Dugaan awal menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di area rooftop hotel. Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Aparat kepolisian bersama petugas terkait akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi listrik dan struktur bangunan guna memastikan sumber api serta menilai tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap instalasi listrik dan sistem keamanan bangunan, khususnya di fasilitas publik seperti hotel. Selain itu, kejadian tersebut juga menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan layanan pemadam kebakaran dalam merespons laporan secara cepat, sehingga potensi korban dan kerugian dapat diminimalkan.
Dengan penanganan cepat dan koordinasi yang baik, kebakaran di kawasan Cikini Raya ini tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar, meskipun terjadi di lokasi padat aktivitas dan permukiman. []
Diyan Febriana Citra.

