JAKARTA – Dominasi bulu tangkis Indonesia terlihat jelas pada babak 16 besar BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2026 yang berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok, Kamis (29/01/2026). Sebanyak 12 wakil Merah Putih berhasil mengamankan tiket ke perempat final, menegaskan kedalaman kualitas pemain Indonesia di berbagai sektor.
Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan konsistensi performa, tetapi juga memperlihatkan kuatnya regenerasi dan pemerataan kekuatan dalam skuad nasional. Menariknya, seluruh wakil Indonesia yang tersingkir pada fase ini bukan karena kalah dari pemain negara lain, melainkan akibat pertemuan sesama pemain Indonesia. Fakta tersebut menegaskan bahwa dominasi Merah Putih di turnamen ini tidak hanya terlihat dari jumlah wakil yang lolos, tetapi juga dari ketatnya persaingan internal antar-atlet.
Langkah Indonesia ke perempat final ditutup oleh pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Pasangan unggulan keempat itu tampil solid saat menghadapi wakil Spanyol Ruben Garcia/Lucia Rodriguez dan menang dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-18. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Indonesia menempatkan wakil di seluruh sektor pertandingan.
Pada sektor tunggal putra, Indonesia mengirim tiga pemain ke delapan besar, yakni Mohammad Zaki Ubaidillah, Alwi Farhan, dan Prahdiska Bagas Shujiwo. Ketiganya menunjukkan permainan stabil dan efektif sejak awal turnamen, mencerminkan kesiapan fisik serta kematangan teknik dalam menghadapi lawan dari berbagai negara.
Di nomor ganda putra, kekuatan Indonesia juga terlihat sangat dominan. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat berhasil melangkah ke perempat final dengan kemenangan meyakinkan. Keberhasilan ini mempertegas bahwa sektor ganda putra Indonesia masih menjadi salah satu pilar utama prestasi internasional.
Sektor ganda putri pun tak kalah impresif. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti memastikan tiket ke fase delapan besar. Hasil ini menunjukkan bahwa regenerasi ganda putri Indonesia berjalan dengan baik, dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman yang mulai menunjukkan kestabilan performa.
Sementara itu, di nomor ganda campuran, Indonesia diwakili oleh Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, serta Amri/Nita. Ketiganya sukses melewati babak 16 besar dan memperkuat dominasi Indonesia di sektor yang selama ini dikenal memiliki persaingan internasional yang ketat.
Menariknya, kekalahan wakil Indonesia di babak ini justru terjadi akibat pertemuan internal. Di ganda campuran, Gloria Emanuelle Widjaja yang berpasangan dengan Hee Yong Kai Terry harus tersingkir setelah kalah dari Adnan/Indah. Di sektor ganda putri, pasangan Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu juga harus mengakhiri langkah setelah berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Febriana/Meilysa.
Situasi ini mencerminkan tingginya kualitas internal tim Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa Thailand Masters 2026 menjadi ajang pembuktian kedalaman skuad nasional. Dengan 12 wakil di perempat final, Indonesia bukan hanya berbicara soal kuantitas, tetapi juga konsistensi dan daya saing di seluruh sektor pertandingan.
Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menatap fase berikutnya dengan optimisme tinggi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia di level BWF World Tour. []
Diyan Febriana Citra.

