JAKARTA – Indonesia menghadapi tantangan berat pada babak perempat final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 yang berlangsung di Qingdao, China, Jumat (06/02/2026). Tim putra dan putri Merah Putih sama-sama berhadapan dengan Thailand, salah satu kekuatan tradisional bulu tangkis Asia. Laga ini menjadi ujian penting bagi regenerasi skuad nasional yang saat ini mengombinasikan pemain muda dengan atlet senior.
Langkah Indonesia menuju fase gugur ditempuh melalui jalur yang berbeda antara tim putra dan putri. Sektor putri memastikan tiket perempat final sebagai runner-up Grup X setelah mencatat satu kemenangan atas Hong Kong dan satu kekalahan dari Jepang. Hasil tersebut cukup mengantarkan mereka melaju, meski belum sepenuhnya menunjukkan performa stabil sepanjang fase grup.
Sementara itu, tim putra tampil lebih meyakinkan dengan keluar sebagai juara Grup D. Dua kemenangan beruntun atas Myanmar dan Malaysia menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri menjelang laga krusial melawan Thailand. Performa solid di fase grup menegaskan bahwa regenerasi di sektor putra mulai menunjukkan arah positif, meskipun masih membutuhkan pembuktian di fase knockout.
Di sisi lain, Thailand juga datang dengan catatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim putri Negeri Gajah Putih melaju sebagai juara Grup Y setelah mengalahkan Myanmar dan India, menunjukkan konsistensi dan kedalaman skuad yang kuat. Adapun tim putranya lolos sebagai runner-up grup, usai meraih kemenangan atas Makau dan menelan kekalahan dari tuan rumah China. Komposisi pemain Thailand yang relatif merata di setiap sektor menjadikan mereka lawan yang berpotensi menyulitkan Indonesia.
Keikutsertaan banyak pemain muda dalam skuad Indonesia pada BATC 2026 menjadi sorotan tersendiri. Strategi ini tidak hanya ditujukan untuk mengejar prestasi jangka pendek, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Sejumlah pemain muda telah menunjukkan keberanian dan daya saing, meski aspek konsistensi dan mental bertanding masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diperbaiki.
Dukungan pemain senior di dalam tim menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan permainan dan stabilitas emosi di lapangan. Kombinasi pengalaman dan semangat muda diharapkan mampu menciptakan performa kolektif yang solid saat menghadapi tekanan pertandingan perempat final.
Pertandingan melawan Thailand tidak hanya menentukan langkah Indonesia menuju semifinal, tetapi juga menjadi tolok ukur kesiapan tim nasional dalam bersaing di level Asia. Laga ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat kedua negara sama-sama memiliki tradisi kuat dalam cabang olahraga bulu tangkis.
Berdasarkan jadwal resmi, tim putri Indonesia akan lebih dahulu bertanding melawan Thailand di Court 3 pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, giliran tim putra Indonesia yang menghadapi Thailand di Court 4 pada pukul 16.00 WIB. Kedua laga tersebut dapat disaksikan secara langsung melalui siaran TVRI.
Perempat final BATC 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk membuktikan bahwa proses regenerasi yang sedang berjalan tidak hanya menghasilkan talenta, tetapi juga prestasi nyata di level internasional. []
Diyan Febriana Citra.

