Ruang Kantor Minimarket di Duren Sawit Terbakar

Ruang Kantor Minimarket di Duren Sawit Terbakar

Bagikan:

JAKARTA — Aktivitas warga di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, sempat terganggu setelah terjadi kebakaran di sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Buara Raya, Sabtu (07/02/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan ruang kantor yang berada di lantai dua bangunan minimarket, sementara area pelayanan pelanggan di lantai satu berhasil diselamatkan dari kobaran api.

Insiden kebakaran terjadi secara tiba-tiba dan bermula dari lantai atas bangunan, tepatnya di ruang kantor yang tidak sedang digunakan. Api dengan cepat membesar dan memicu kepanikan di kalangan karyawan serta pengunjung yang masih berada di dalam minimarket pada saat kejadian. Meski demikian, proses evakuasi berlangsung cepat sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu ruang pegawai di lantai dua. Percikan api yang muncul kemudian menyambar material di sekitarnya hingga menyebabkan ruangan tersebut hangus terbakar. Lantai dua minimarket mengalami kerusakan cukup parah, sementara lantai satu hanya terdampak asap dan bau terbakar.

Warga sekitar yang melihat asap dan api pertama kali muncul segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Laporan cepat dari masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur ke lokasi. Petugas langsung melakukan proses pemadaman dan pendinginan area untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang. Api berhasil dikendalikan sekitar satu jam setelah kejadian.

Petugas Sudin Damkar Jakarta Timur, Matsani, menjelaskan bahwa informasi awal justru diperoleh dari warga sekitar, bukan dari pihak pengelola minimarket.

“Untuk sementara dari pihak pemilik tidak mengetahui. Kebakaran diketahui dari masyarakat luar. Yang terbakar itu ruang kerja di lantai atas. Kurang lebih luasnya lima meter. Pada saat terjadi, ruangan kosong. Diduga korsleting listrik,” kata Matsani.

Menurut keterangan petugas, ruang yang terbakar merupakan ruang kerja internal yang tidak digunakan untuk aktivitas pelayanan konsumen. Kondisi ruangan yang kosong saat kejadian dinilai menjadi faktor penting yang mencegah timbulnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan pendataan serta pemeriksaan awal guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Selain itu, proses pendataan kerugian material juga masih dilakukan oleh pihak pengelola minimarket.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengecekan rutin instalasi listrik, khususnya di bangunan usaha yang memiliki aktivitas operasional hampir 24 jam. Korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di wilayah perkotaan, terutama di area padat aktivitas ekonomi.

Meski tidak menimbulkan korban, kejadian ini sempat menimbulkan gangguan operasional minimarket serta keresahan warga sekitar. Aparat mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, termasuk melakukan perawatan instalasi listrik secara berkala serta memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam bangunan.

Dengan penanganan cepat dari petugas dan laporan sigap dari warga, kebakaran berhasil dikendalikan tanpa meluas ke bangunan sekitar, sehingga dampak kerusakan dapat diminimalkan. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional