SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus melakukan upaya memperkuat mentalitas pemuda melalui program kegiatan keolahragaan. “Kegiatan keolahragaan adalah merupakan sarana yang baik dalam rangka memperkuat mental pemuda,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kapala Dispora Kaltim Sri Wartini, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Dispora Kaltim, Kadrie Oening Tower, Samarinda, Rabu (27/11/2024).
Dispora Kaltim lanjut Sri, berupaya menciptakan ruang bagi kegiatan yang mendukung perkembangan mental positif masyarakat, khususnya generasi muda. “Daripada mereka (anak-anak muda) terlibat dengan hal-hal yang tidak bermanfaat kan lebih baik mereka mengikuti kegiatan yang bisa mengasah keterampilan dan bakat mereka,” ujarnya.
Dalam kesempatan terpisah, Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim Hasbar menyampaikan, bahwa peran aktif pemuda dalam berbagai macam kegiatan keolahragaan sangat berpengaruh signifikan dalam memperkuat mental generasi muda.
“Sebenarnya kewajiban kita sebagai generasi muda untuk dapat berpartisipasi aktif dalam semua cabang olahraga. Karena keterlibatan pemuda dalam olahraga tidak hanya untuk pengembangan bakat saja tetapi juga dalam rangka penguatan mental yang positif dan mendukung kemajuan sosial serta budaya daerah,” tutur Hasbar, disela-sela menyaksikan Festival Lomba Olahraga Masyarakat yang dilaksanakan di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening Samarinda, Jumat (29/11/2024).
Menurutnya olahraga bukan semata tentang kompetisi dan prestasi, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama dan kepemimpinan yang esensial bagi pengembangan karakter pemuda. “Melalui olahraga, pemuda dapat memperkuat mentalitas mereka yang pada gilirannya dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Dia juga menyebutkan bahwa dukungan dari berbagai pihak baik pemerintah, lembaga pendidikan dan komunitas olahraga sangat penting dalam rangka mendorong keterlibatan pemuda dalam olahraga. “Olahraga bukan hanya tentang fisik, tetapi juga membangun jiwa dan karakter. Kami ingin melihat pemuda Kaltim tidak hanya unggul di lapangan tetapi juga dapat menjadi pemimpin yang membawa perubahan positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Himawan Yokominarno