Aksi Ketiga Berujung Tertangkap, Pencuri HP di Masjid Istiqlal Diamankan

Aksi Ketiga Berujung Tertangkap, Pencuri HP di Masjid Istiqlal Diamankan

Bagikan:

JAKARTA PUSAT – Kepolisian Sektor (Polsek) Sawah Besar mengungkap pola berulang pencurian telepon seluler di kawasan Masjid Istiqlal setelah menangkap seorang pelaku yang diduga telah tiga kali beraksi dalam beberapa hari terakhir, terutama saat momentum Ramadan.

Pelaku berinisial W (40), warga Kecamatan Senen, Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus), diamankan pada Selasa (17/03/2026) sekitar pukul 04.00 WIB setelah aksinya mencuri handphone milik jemaah dipergoki korban dan petugas keamanan masjid.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sawah Besar, Rahmat Himawan, menjelaskan peristiwa terjadi di area ruang utama masjid saat korban, Raffi Jaya Kelana, hendak keluar usai beraktivitas ibadah.

“Pelaku melakukan aksinya dengan cara mendorong korban. Setelah beberapa langkah, korban menyadari handphone yang disimpan di kantong gamisnya sudah hilang,” ujar Rahmat sebagaimana dilansir Kumparan, Selasa, (17/03/2026).

Korban yang curiga kemudian mengejar pelaku. Saat berusaha diamankan, pelaku sempat membuang tas yang berisi handphone milik korban. Namun, barang tersebut berhasil kembali dikuasai korban sebelum akhirnya pelaku diamankan petugas keamanan dan diserahkan ke polisi.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah beberapa kali melakukan aksi serupa di lokasi yang sama dengan memanfaatkan keramaian jemaah, khususnya saat salat Jumat dan menjelang berbuka puasa.

“Pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan aksi serupa di Masjid Istiqlal dalam beberapa hari terakhir,” kata Rahmat.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku datang menggunakan sepeda motor dan menjual hasil curian melalui perantara sebelum sampai ke penadah. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merek Infinix Hot 40 Pro milik korban.

Saat ini, pelaku ditahan di Polsek Sawah Besar dan dijerat dengan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, pihak manajemen Masjid Istiqlal mengakui insiden kehilangan barang milik jemaah kerap terjadi, terutama pada waktu menjelang berbuka puasa saat jumlah pengunjung meningkat signifikan.

Kepala Bidang (Kabid) Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, mengatakan pihaknya terus mengingatkan jemaah agar lebih waspada terhadap barang bawaan.

“Memang benar telah sering terjadi insiden kehilangan barang jemaah pada waktu menjelang berbuka puasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingginya mobilitas dan kepadatan jemaah pada momen tertentu menjadi celah yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan.

“Kami terus berupaya semampu kami untuk meningkatkan sistem keamanan dan kenyamanan agar jemaah dapat beribadah dengan khusyuk dan aman,” kata Abu Hurairah.

Upaya peningkatan pengamanan terus dilakukan pengelola masjid sebagai langkah pencegahan, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan di kawasan tersebut. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Kriminal Nasional