ISTANBUL – Aparat keamanan Turki memperketat penjagaan di kawasan pusat bisnis Istanbul setelah insiden baku tembak di dekat gedung yang menampung kantor Konsulat Israel pada Selasa (07/04/2026). Dalam peristiwa tersebut, dua pelaku dilaporkan tewas di lokasi, satu tersangka ditangkap dalam kondisi terluka, dan dua anggota kepolisian mengalami cedera.
Insiden bermula ketika sekelompok pelaku bersenjata laras panjang melepaskan tembakan ke arah petugas yang berjaga di sekitar area konsulat. Kawasan tersebut dikenal sebagai zona dengan pengamanan ketat karena selain menjadi lokasi kantor diplomatik, juga merupakan pusat sejumlah lembaga perbankan utama di Turki.
Dalam baku tembak yang berlangsung selama beberapa menit, dua pelaku berhasil dilumpuhkan hingga tewas, sementara satu tersangka lainnya diamankan dalam keadaan terluka. Dua petugas kepolisian yang berada di lokasi juga mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Kementerian Luar Negeri setempat mengonfirmasi bahwa gedung Konsulat Israel dalam kondisi kosong saat kejadian berlangsung. Otoritas keamanan masih mendalami motif serangan dan belum memastikan apakah kantor diplomatik tersebut menjadi sasaran utama para pelaku.
Pascakejadian, aparat langsung menutup akses menuju area pusat bisnis dan meningkatkan patroli bersenjata lengkap di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif. Rekaman televisi juga memperlihatkan personel polisi berjaga di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi kemungkinan ancaman lanjutan.
Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas, jaringan, serta motif di balik aksi penyerangan tersebut. Otoritas berharap situasi keamanan di kawasan diplomatik dan pusat bisnis Istanbul dapat segera pulih setelah proses investigasi selesai. []
Redaksi05

