JAKARTA – Pemanggilan perdana pemain Tim Nasional Indonesia di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman, langsung memunculkan sejumlah dinamika. Dari total 41 pemain yang masuk dalam daftar skuad sementara atau provisional, terdapat satu nama yang kini berada dalam situasi tidak pasti akibat cedera yang baru saja dialaminya.
PSSI secara resmi mengumumkan daftar pemain yang mendapat panggilan timnas pada Senin (09/03/2026) dini hari WIB. Pemanggilan ini menjadi langkah awal Herdman dalam membentuk kerangka tim yang akan dipersiapkan menghadapi agenda internasional, termasuk FIFA Series 2026.
Dalam daftar tersebut, Herdman memanggil 41 pemain yang terdiri dari kombinasi pemain lokal dan pemain yang berkarier di luar negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 pemain merupakan pemain yang merumput di kompetisi luar negeri atau dikenal dengan sebutan pemain abroad.
Beberapa nama yang masuk dalam daftar tersebut merupakan pemain lama yang sebelumnya sempat menjadi bagian dari skuad Garuda dan kini kembali mendapatkan kesempatan. Di antaranya adalah Ezra Walian dan Elkan Baggott yang kembali dipanggil untuk memperkuat tim.
Selain itu, sejumlah pemain yang selama ini menjadi tulang punggung tim nasional juga tetap mendapatkan kepercayaan. Nama-nama seperti Jay Idzes dan Ole Romeny kembali masuk dalam daftar yang disusun oleh Herdman untuk tahap awal seleksi tim.
Namun, daftar 41 pemain tersebut masih bersifat sementara. Herdman masih akan melakukan evaluasi lebih lanjut sebelum menentukan skuad final yang akan dipersiapkan menghadapi pertandingan internasional mendatang.
Di tengah proses seleksi tersebut, kabar kurang menggembirakan datang dari salah satu pemain muda timnas, Miliano Jonathans. Penyerang berusia 21 tahun itu dilaporkan mengalami cedera saat memperkuat klubnya di Belanda.
Jonathans mengalami insiden tersebut ketika klubnya, Excelsior, menghadapi Heerenveen dalam pertandingan liga pada Minggu (08/03/2026) dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, ia hanya tampil singkat sebelum akhirnya harus meninggalkan lapangan.
Jonathans masuk sebagai pemain pengganti, namun hanya mampu bermain selama sembilan menit sebelum ditarik keluar akibat benturan dengan pemain lawan.
Benturan itu terjadi setelah ia mendapat tekel dari pemain Timnas Bulgaria, Hristiyan Petrov. Setelah insiden tersebut, Jonathans terlihat kesakitan dan tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Beberapa media di Belanda bahkan menduga bahwa cedera yang dialami pemain muda tersebut cukup serius, terutama pada bagian lututnya.
“Beberapa saat sebelumnya, Jonathans masuk menggantikan pemain tuan rumah, tetapi penampilannya singkat. Striker muda itu berteriak setelah benturan yang tampaknya tidak berbahaya dengan Hristiyan Petrov dan tampaknya mengalami cedera lutut yang serius,” tulis Voetbal International.
Media tersebut juga mengingatkan bahwa Jonathans sebelumnya pernah mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) pada musim 2023/2024 yang membuatnya harus menepi cukup lama.
“Pemain tim nasional Indonesia itu juga absen selama beberapa bulan di musim 2023/24 karena cedera ligamen lutut anterior. Di Woudestein, ia dibawa keluar lapangan sambil menangis delapan menit setelah masuk,” tambahnya.
Kondisi tersebut membuat peluang Jonathans untuk tetap berada dalam daftar skuad akhir menjadi tidak pasti. Pasalnya, Herdman masih harus memangkas jumlah pemain dari daftar awal tersebut sebelum menentukan tim yang benar-benar akan tampil di ajang internasional.
Kemungkinan besar, keputusan pemanggilan Jonathans ke timnas dilakukan sebelum ia mengalami cedera dalam pertandingan liga tersebut. Oleh karena itu, namanya masih tercantum dalam daftar pemain yang diumumkan PSSI.
Sementara itu, Herdman diperkirakan akan menghadapi tekanan besar dalam debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Publik sepak bola nasional menaruh harapan tinggi terhadap pelatih asal Kanada tersebut untuk membawa perubahan positif bagi skuad Garuda.
Dalam agenda terdekat, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi St Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026. Pertandingan tersebut akan menjadi laga perdana Herdman bersama skuad Merah Putih sekaligus momentum awal untuk menunjukkan arah baru tim nasional di bawah kepemimpinannya. []
Diyan Febriana Citra.

