JAKARTA – Dunia perfilman internasional kembali berduka atas wafatnya aktris senior Kanada-Amerika, Catherine O’Hara, sosok yang dikenal luas lintas generasi melalui berbagai karya film dan serial televisi legendaris. Pemeran Kate McCallister dalam film populer “Home Alone” dan “Home Alone 2” itu meninggal dunia pada usia 71 tahun di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat, Jumat (30/01/2026) waktu setempat.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh agensi yang menaunginya, Creative Artists Agency (CAA), sebagaimana dikutip dalam laporan Variety. Catherine O’Hara disebut menghembuskan napas terakhir setelah sempat mengalami sakit singkat. Kepergiannya menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang seniman yang telah mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk dunia seni peran.
Karier O’Hara di industri hiburan membentang lebih dari lima dekade. Ia memulai perjalanan profesionalnya dari dunia komedi sketsa Kanada melalui serial “Second City Television” (1976–), di mana ia tampil bersama Eugene Levy. Dari sinilah namanya mulai dikenal luas dan membuka jalan menuju karier internasional. Perannya di serial tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Emmy pertamanya, sekaligus mencatatkan empat nominasi.
Kesuksesan televisinya berlanjut ketika ia membintangi serial “Schitt’s Creek,” yang memberinya Emmy kedua serta mengukuhkan posisinya sebagai salah satu aktris karakter paling berpengaruh di industri hiburan Amerika Utara. Setelah itu, O’Hara tampil dalam berbagai produksi besar, termasuk serial HBO “The Last of Us” dan Apple TV “The Studio,” menunjukkan konsistensinya tetap relevan di lintas generasi penonton.
Perempuan kelahiran Toronto, Ontario, Kanada itu juga meninggalkan jejak kuat di dunia film layar lebar. Ia terlibat dalam sejumlah film ikonik seperti “After Hours,” “Beetlejuice,” serta dua film keluarga legendaris “Home Alone” (1990) dan “Home Alone 2: Lost in New York” (1992). Dalam dua film tersebut, O’Hara memerankan Kate McCallister, sosok ibu yang ikonik dari Kevin McCallister yang diperankan Macaulay Culkin.
Selain film live action, O’Hara juga dikenal sebagai pengisi suara dalam film animasi populer seperti “The Nightmare Before Christmas” dan “Chicken Little.” Pada masa-masa akhir kariernya, ia masih aktif tampil dalam produksi besar, termasuk sekuel “Beetlejuice Beetlejuice,” di mana ia kembali memerankan Delia Deetz, serta film laga produksi Apple berjudul “Argylle.”
Peran Kate McCallister menjadi salah satu karakter yang paling melekat dalam ingatan publik. Hubungan profesional antara Catherine O’Hara dan Macaulay Culkin bahkan berkembang menjadi persahabatan erat di luar layar. Kedekatan itu terlihat ketika O’Hara hadir memberikan penghormatan kepada Culkin saat sang aktor menerima bintang di Walk of Fame pada 2023.
Kepergian O’Hara juga meninggalkan duka mendalam bagi Culkin. Ia menyampaikan pesan emosional melalui media sosialnya sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang ia anggap seperti ibu sendiri.
“Mama. Kukira kita masih punya waktu. Aku ingin lebih. Aku ingin duduk di kursi di sebelahmu. Aku mendengarmu, tapi masih begitu banyak yang ingin kukatakan. Aku mencintaimu. Sampai jumpa lagi,” tulis Macaulay Culkin.
Wafatnya Catherine O’Hara bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan sahabat terdekatnya, tetapi juga bagi dunia hiburan global. Ia dikenang sebagai aktris dengan karakter kuat, kemampuan akting yang fleksibel, serta dedikasi panjang terhadap seni peran yang telah menginspirasi banyak generasi aktor dan penonton di seluruh dunia. []
Diyan Febriana Citra.

