Di Lancaster House, Prabowo Bertemu Wakil PM dan Pebisnis Inggris

Di Lancaster House, Prabowo Bertemu Wakil PM dan Pebisnis Inggris

Bagikan:

LONDON — Presiden Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian agenda kenegaraannya di London, Inggris, dengan menekankan penguatan kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Inggris. Setelah melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, Prabowo menghadiri pertemuan bilateral bersama Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy di Lancaster House, Selasa (20/01/2026).

Kunjungan ke Lancaster House menjadi bagian penting dari upaya pemerintah Indonesia untuk memperluas jejaring kerja sama strategis, khususnya dengan melibatkan langsung pelaku usaha dari kedua negara. Presiden Prabowo tiba di lokasi pada pukul 12.58 waktu setempat, dan disambut oleh Wakil PM Inggris David Lammy, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, serta sejumlah pejabat dan delegasi yang telah lebih dahulu hadir.

Lancaster House, bangunan bersejarah yang terletak tidak jauh dari Istana Buckingham, menjadi saksi pertemuan tingkat tinggi yang memadukan unsur diplomasi politik dan ekonomi. Presiden Prabowo dan Wakil PM David Lammy kemudian berjalan bersama memasuki ruang pertemuan, diikuti oleh delegasi pemerintah dan para pengusaha dari Indonesia serta Inggris.

Pertemuan tersebut digelar dalam format santap siang kerja (working lunch). Dalam pengaturan meja, delegasi pemerintah Indonesia dan pelaku usaha nasional duduk berhadapan langsung dengan delegasi pemerintah Inggris dan jajaran pengusaha Inggris. Presiden Prabowo menempati posisi tengah dan berhadapan dengan Wakil PM David Lammy, mencerminkan posisi sentral kedua tokoh dalam dialog bilateral tersebut.

Di sisi kiri Presiden Prabowo, hadir Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Danantara Rosan Perkasa Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta CIO Danantara Pandu Patria Sjahrir. Sejumlah tokoh pengusaha Indonesia juga turut serta, di antaranya Hilmi Panigoro, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, Andika Bakrie, dan Alvin Suriaatmadja.

Sementara itu, di sisi kanan Presiden Prabowo duduk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie. Jajaran pengusaha besar Indonesia seperti James Riady, Michael Sampoerna, Martin Hartono, dan Michael Widjaja juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dari pihak Inggris, Wakil PM David Lammy didampingi sejumlah anggota parlemen dan perwakilan dunia usaha. Di sisi kanan Lammy tampak anggota parlemen Inggris Naz Shah bersama para petinggi perusahaan Inggris, antara lain Tim Reid, Ariel Flores, Jerome Frost, Saif Malik, Philippe Piron, dan Jose Juan Corcia Palomo. Sementara di sisi kiri Lammy hadir Rino Donosoepoetro, Seema Malhotra, David Lockwood, James Harris, Olivier Picard, Stuart Tait, dan Phil Siveter.

Sesi working lunch berlangsung lebih dari satu jam dan dilaksanakan secara tertutup. Meski demikian, komposisi peserta yang melibatkan pengambil kebijakan dan pelaku usaha menunjukkan bahwa pembahasan tidak hanya berkutat pada hubungan diplomatik, tetapi juga peluang konkret kerja sama investasi, perdagangan, pendidikan, serta pengembangan sektor-sektor strategis.

Agenda di Lancaster House ini menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang mengedepankan diplomasi ekonomi. Dengan mempertemukan langsung pengusaha dari kedua negara, pemerintah berharap dapat mempercepat realisasi kerja sama yang saling menguntungkan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis Inggris di kawasan Asia Tenggara. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Internasional