JAKARTA – Insiden serius mewarnai pertandingan Liga Italia 2025–2026 antara Cremonese dan Inter Milan yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Italia, pada Senin (02/02/2026) dini hari WIB. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban pelemparan flare dari tribun penonton, yang menyebabkan dirinya mengalami luka di kaki kanan serta gangguan pendengaran sementara di telinga sebelah kanan.
Peristiwa tersebut terjadi saat laga memasuki babak kedua. Ketika bola sedang diperebutkan di area tengah lapangan, sebuah flare tiba-tiba dilemparkan dari tribun suporter tim tamu ke arah lapangan. Benda menyala itu meluncur dan mengenai Emil Audero, yang saat itu berada di area pertahanannya. Benturan tersebut membuat kiper berusia 29 tahun itu langsung tersungkur ke rumput.
Wasit pertandingan segera menghentikan laga untuk memberikan kesempatan kepada tim medis masuk ke lapangan. Tim medis Cremonese dengan cepat memberikan pertolongan pertama kepada Emil Audero. Setelah beberapa menit menjalani perawatan, kiper kelahiran Italia yang kini memperkuat Timnas Indonesia itu akhirnya mampu berdiri dan melanjutkan pertandingan.
Meski demikian, kondisi Emil Audero tidak sepenuhnya pulih. Ia terlihat mengalami luka di bagian kaki kanan akibat terkena flare tersebut. Selain itu, ia juga menyampaikan kepada tim medis bahwa dirinya mengalami gangguan pendengaran di telinga kanan. Momen ini sempat terekam kamera, ketika Emil Audero menatap ke arah tribun yang dipenuhi suporter Inter Milan dan menggelengkan kepalanya sebagai bentuk kekecewaan atas insiden tersebut.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, turut bereaksi terhadap kejadian ini. Ia meminta para pendukung Nerazzurri agar menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan tim sendiri. Chivu menilai aksi suporter seperti pelemparan flare bukan hanya membahayakan pemain, tetapi juga berpotensi merugikan klub dari sisi disiplin dan sanksi kompetisi.
Terlepas dari insiden tersebut, pertandingan tetap dilanjutkan dan Inter Milan mampu mengamankan kemenangan 2-0 atas Cremonese. Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Lautaro Martinez pada menit ke-16 dan Piotr Zielinski pada menit ke-31. Hasil ini semakin memperkuat posisi Inter Milan di puncak klasemen sementara Liga Italia 2025–2026.
Dengan tambahan tiga poin tersebut, Inter Milan kini mengoleksi 55 poin dan unggul delapan angka dari AC Milan yang berada di peringkat kedua. Konsistensi performa ini membuat Nerazzurri semakin kokoh dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini.
Agenda padat masih menanti Inter Milan. Pada Kamis, 5 Februari 2026 dini hari WIB, mereka dijadwalkan menjamu Torino dalam laga perempat final Coppa Italia 2025–2026. Setelah itu, Inter Milan akan melanjutkan perjuangan di Serie A dengan bertandang ke markas Sassuolo pada Senin, 9 Februari 2026 pukul 00.00 WIB, dalam lanjutan pekan ke-24 Liga Italia 2025–2026.
Laga tandang tersebut diprediksi tidak mudah, mengingat Sassuolo tengah berada dalam tren positif dengan catatan kemenangan beruntun dalam dua pertandingan terakhir. Dengan situasi tersebut, fokus Inter Milan tidak hanya tertuju pada persaingan papan atas klasemen, tetapi juga pada upaya menjaga konsistensi performa dan stabilitas tim, termasuk memastikan keamanan pemain di tengah atmosfer pertandingan yang semakin intens.
Insiden yang menimpa Emil Audero ini kembali menyoroti persoalan keselamatan pemain di stadion sepak bola Eropa, khususnya terkait penggunaan flare oleh suporter. Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya penegakan aturan dan pengawasan ketat terhadap perilaku penonton demi menjaga keamanan, sportivitas, dan integritas pertandingan. []
Diyan Febriana Citra.

