JAKARTA – Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif terkait dugaan keracunan yang dialami empat penghuni sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII Gang 10 Nomor 108, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (02/01/2026). Peristiwa ini memicu perhatian warga sekitar setelah sejumlah ambulans dan petugas kepolisian terlihat mendatangi lokasi sejak pagi hari.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.
“Empat orang (keracunan). Masih kita lakukan olah TKP ya,” ujar Onkoseno, Jumat(02/01/2026).
Pantauan di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB menunjukkan area rumah kontrakan telah disterilkan. Akses masuk ke halaman rumah ditutup dengan pagar yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Di dalam halaman, sebuah mobil unit Inafis berwarna oranye tampak terparkir, menandakan proses identifikasi dan pengumpulan bukti masih berlangsung. Salah satu pintu rumah kontrakan tersebut juga telah dipasangi garis polisi berwarna kuning.
Sejumlah petugas terlihat berjaga di sekitar rumah, sementara warga setempat tampak berkumpul di luar pagar, mencoba melihat kondisi di dalam halaman. Di jalan depan rumah, tiga unit ambulans berjajar, menambah suasana tegang di lingkungan permukiman yang biasanya tenang itu.
Hingga kini, polisi belum memastikan identitas para korban, termasuk apakah keempatnya memiliki hubungan keluarga. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu data resmi terkait identitas korban.
“Masih menunggu identitas NIK KTP maupun KK,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Ia juga menegaskan bahwa penyelidikan belum bisa disimpulkan karena proses olah TKP masih berjalan.
“Sabar, masih olah TKP,” tambah Handam.
Belum diketahui secara pasti penyebab dugaan keracunan tersebut, termasuk apakah berasal dari makanan, minuman, gas, atau zat kimia tertentu di dalam rumah. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kemungkinan adanya faktor lingkungan maupun kelalaian teknis yang memicu kejadian ini.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan tempat tinggal, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Tanjung Priok. Aparat kepolisian memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah hasil penyelidikan dan identifikasi korban rampung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait kondisi terkini para korban maupun langkah lanjutan yang akan diambil aparat penegak hukum. Polisi meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. []
Diyan Febriana Citra.

