Golkar Targetkan Kenaikan Suara 20 Persen di Pemilu 2029

Golkar Targetkan Kenaikan Suara 20 Persen di Pemilu 2029

Bagikan:

JAKARTA – Target ambisius dipasang Partai Golkar untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Tidak sekadar mempertahankan capaian saat ini, partai berlambang pohon beringin itu membidik kenaikan suara secara signifikan di tingkat nasional maupun di setiap daerah pemilihan (dapil).

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Sarmuji, mengungkapkan bahwa arahan tersebut datang langsung dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Dalam perayaan hari ulang tahun Fraksi Golkar DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (13/02/2026), Sarmuji menyampaikan bahwa seluruh anggota fraksi dituntut bekerja lebih keras demi mengamankan kursi masing-masing sekaligus mendongkrak perolehan suara.

“Kami sesuai arahan Ketua Umum (Golkar Bahlil Lahadalia), target kita, seluruh anggota fraksi DPR RI saat ini harus jadi lagi anggota DPR RI pada tahun 2029 mendatang,” kata Sarmuji dalam perayaan HUT Fraksi Golkar DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (13/02/2026).

Menurut dia, target tersebut bukan sekadar mempertahankan posisi. Setiap anggota fraksi juga diminta meningkatkan raihan suara pribadi minimal 20 persen dibandingkan hasil Pemilu sebelumnya.

“Bukan hanya sekadar jadi, tetapi suaranya meningkat. Kalau sekarang dapat suara 100.000, ya 2029 meningkat sekitar 20 persen minimal dari 100.000 menjadi 120.000,” ujar dia melanjutkan.

Sarmuji menilai, peningkatan suara di tingkat individu akan berdampak langsung pada kekuatan partai di parlemen. Jika setiap caleg mampu menjadi “lokomotif” di dapilnya, maka peluang penambahan kursi di DPR RI semakin terbuka.

“Dengan demikian, kita menjadi lokomotif partai di masing-masing daerah. Dengan demikian partai Golkar menambah kursi di masing-masing dapil. Sekali lagi andalan kita adalah anggota fraksi partai Golkar, kita berharap betul kerjasama, kedisiplinan, rekan-rekan anggota fraksi, terutama merawat dapil,” kata Sarmuji.

Ia menegaskan, target elektoral tersebut harus ditopang kerja nyata dan konsistensi membangun kedekatan dengan masyarakat. “Kita ingin membangun terus menerus kedekatan dengan rakyat. Hari ini kita bertemu dengan saudara-saudara kami, kami menyatakan bahwa fraksi partai Golkar akan selalu dekat dengan rakyat dalam situasi apapun,” ungkap Sarmuji.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kedekatan itu, perayaan HUT Fraksi Golkar DPR RI diisi dengan pembagian 2.000 paket sembako di Masjid DPR RI. Sarmuji meminta seluruh anggota fraksi melakukan kegiatan serupa di dapil masing-masing, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Tetapi, di dapil masing-masing kita meminta anggota fraksi DPR RI menjelang Ramadhan dan Idul Fitri ini memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

Menurut dia, langkah tersebut bukan semata kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi merawat konstituen sekaligus menunjukkan kehadiran partai di tengah dinamika sosial dan ekonomi masyarakat. Terlebih menjelang bulan puasa dan Lebaran, kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan harga.

“Apalagi ini menjelang puasa Ramadhan, menjelang Idul Fitri, di saat permintaan naik, permintaan naik hukum ekonominya biasanya harga-harga naik. Permintaan naik, pasti harga-harga akan naik. Pada sisi ini kita harus hadir,” kata Sarmuji. “Kami yakin ini juga dalam rangka ibadah sekaligus merawat konstituen partai Golkar, yang selama ini sudah setia kepada partai Golkar. Ini juga sekaligus menegaskan secara simbolis bahwa Golkar hadir menemani masyarakat dalam keadaan apapun baik suka maupun duka,” ujar dia.

Dengan target kenaikan suara 20 persen, Golkar menempatkan Pemilu 2029 sebagai momentum konsolidasi sekaligus ekspansi kekuatan politik. Fokusnya tidak hanya pada angka, tetapi juga pada konsistensi kerja politik di akar rumput. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional