Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Atap GOR Serdang Ambruk

Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Atap GOR Serdang Ambruk

Bagikan:

JAKARTA – Peristiwa cuaca ekstrem kembali berdampak pada fasilitas publik di Ibu Kota. Hujan deras yang disertai angin kencang pada Jumat (23/01/2026) malam mengakibatkan atap Gelanggang Olahraga (GOR) Serdang di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, ambruk. Insiden tersebut menyebabkan belasan kendaraan roda dua yang terparkir di area sekitar bangunan tertimpa material atap.

Kejadian ambruknya atap GOR Serdang terjadi sekitar pukul 21.19 WIB, saat wilayah Jakarta Pusat diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai hembusan angin kencang. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa meskipun terjadi di area yang masih dilalui kendaraan.

“Pada peristiwa tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Sabtu (24/01/2026).

Mohamad Yohan menjelaskan bahwa ambruknya atap GOR Serdang diduga kuat disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem. Hujan yang disertai angin kencang memberikan tekanan besar pada struktur bangunan sehingga bagian atap tidak mampu menahan beban dan akhirnya runtuh.

Menurut BPBD DKI Jakarta, dampak kerusakan akibat insiden ini cukup signifikan. Sedikitnya 11 sepeda motor yang sedang terparkir di sekitar GOR Serdang tertimpa reruntuhan atap. Kendaraan-kendaraan tersebut mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai dari penyok hingga rusak berat.

“Yang terdampak ada 11 sepeda motor. Dan untuk kerugian kurang lebih mencapai Rp500 juta,” ujarnya.

Selain menimbulkan kerugian materiil, peristiwa ini juga sempat memicu kepanikan di sekitar lokasi. Detik-detik ambruknya atap GOR Serdang terekam kamera pengintai atau CCTV dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat atap bangunan runtuh secara tiba-tiba dan menimpa deretan sepeda motor yang terparkir di bawahnya.

Dalam video yang sama, tampak pula seorang pengendara melintas di kawasan tersebut sesaat sebelum kejadian. Meski berada cukup dekat dengan lokasi ambruknya atap, pengendara tersebut dipastikan selamat dan tidak mengalami luka.

BPBD DKI Jakarta bersama instansi terkait segera melakukan penanganan awal di lokasi kejadian, termasuk mengamankan area dan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. Aparat juga melakukan pendataan terhadap kendaraan yang terdampak serta berkoordinasi dengan pengelola GOR Serdang untuk langkah penanganan selanjutnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah perkotaan dengan kepadatan aktivitas tinggi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan disertai angin kencang, terutama dengan menghindari parkir di area yang berpotensi rawan seperti di bawah bangunan atau pohon besar.

Selain itu, insiden ambruknya atap GOR Serdang juga menjadi evaluasi bagi pengelola fasilitas publik agar rutin melakukan pemeriksaan dan perawatan bangunan guna meminimalkan risiko kerusakan saat cuaca ekstrem melanda. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional