JAKARTA – Laga sarat gengsi akan tersaji di Indonesia Arena ketika Timnas Futsal Indonesia menghadapi Jepang pada semifinal Piala Asia Futsal 2026, Kamis (05/02/2026) pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam sejarah perjalanan futsal nasional di level Asia.
Untuk pertama kalinya sejak tampil debut di Piala Asia Futsal pada edisi 2002, Skuad Garuda berhasil menembus babak semifinal. Capaian tersebut menandai kemajuan signifikan futsal Indonesia, yang dalam dua dekade terakhir terus berjuang membangun fondasi kompetitif di kancah internasional. Keberhasilan ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai satu-satunya wakil ASEAN yang masih bertahan di empat besar turnamen edisi 2026.
Namun, sejarah dan prestasi tidak serta-merta menghapus tantangan besar yang menghadang. Jepang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama futsal Asia, dengan tradisi juara yang kuat dan konsistensi prestasi di level kontinental. Tim Samurai Biru futsal Asia itu telah mengoleksi empat gelar Piala Asia, menjadikannya lawan yang sarat pengalaman dan mental juara.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara terbuka mengakui bahwa pertandingan ini merupakan ujian berat bagi anak asuhnya. Dalam konferensi pers jelang laga di Indonesia Arena, Rabu (04/02/2026), pelatih asal Spanyol itu menekankan bahwa Jepang berada di level tertinggi futsal Asia.
“Soal pertandingan besok, pertandingan bakal berat, kami menghadapi salah satu tim utama yang pernah menang turnamen ini,” kata Souto dalam konferensi pers jelang laga yang dihadiri iNews Media Group di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (04/02/2026).
“Iran sudah juara 13 kali, sementara Jepang sudah juara 4 kali, jadi ini benar-benar pertandingan yang berat,” sambungnya.
Meski menyadari kualitas lawan, Souto menegaskan bahwa timnya tidak datang ke semifinal dengan mental bertahan. Ia menargetkan permainan disiplin, fokus, dan keberanian mengambil peluang sebagai kunci menghadapi tim sekelas Jepang.
“Jadi kami harus mencari peluang untuk mengalahkan mereka,” tegas Souto.
Dari sisi psikologis, Timnas Futsal Indonesia memiliki modal kepercayaan diri yang tidak kecil. Pada ajang Four Nations Cup 2025 yang digelar di Indonesia, Skuad Garuda pernah menaklukkan Jepang dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing dan mengimbangi permainan cepat serta disiplin khas Jepang.
Namun, catatan pertemuan di Piala Asia Futsal masih berpihak kepada Jepang. Pada edisi 2022, Indonesia harus menghentikan langkahnya di perempat final setelah kalah tipis 2-3 dari lawan yang sama. Statistik ini menunjukkan bahwa Jepang tetap menjadi lawan yang sulit ditaklukkan dalam kompetisi resmi Asia.
Keuntungan lain yang dimiliki Indonesia adalah status sebagai tuan rumah. Atmosfer Indonesia Arena yang dipenuhi dukungan suporter diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain. Dukungan publik diyakini dapat meningkatkan intensitas permainan, keberanian duel, serta ketahanan mental Skuad Garuda di tengah tekanan pertandingan besar.
Lebih dari sekadar pertandingan semifinal, duel ini menjadi simbol fase baru futsal Indonesia. Timnas tidak lagi sekadar menjadi peserta, tetapi mulai bertransformasi menjadi penantang serius di level Asia. Terlepas dari hasil akhir, kehadiran Indonesia di empat besar Piala Asia Futsal 2026 telah mencatatkan sejarah baru yang memperkuat posisi futsal nasional di peta futsal Asia.
Pertandingan semifinal Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia dan Jepang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 19.00 WIB di Indonesia Arena. []
Diyan Febriana Citra.

