Indonesia Turunkan Pemain Muda di Thailand Masters Super 300

Indonesia Turunkan Pemain Muda di Thailand Masters Super 300

Bagikan:

JAKARTA – Rangkaian turnamen bulu tangkis internasional kembali berlanjut setelah Indonesia Masters 2026. Kali ini, kalender resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengarah ke Thailand dengan digelarnya Thailand Masters Super 300 yang mulai berlangsung pada Selasa (27/01/2026). Ajang ini menjadi salah satu turnamen penting bagi para pemain untuk mengumpulkan poin peringkat dunia sekaligus mengasah konsistensi permainan di level internasional.

Indonesia memanfaatkan Thailand Masters sebagai ajang pembinaan sekaligus pembuktian regenerasi atlet. Sebanyak 22 wakil Indonesia diturunkan, dengan komposisi yang didominasi oleh pemain muda dari berbagai sektor. Strategi ini sejalan dengan program jangka panjang PBSI dalam menyiapkan pelapis sekaligus calon tulang punggung tim nasional di masa mendatang.

Meski menurunkan banyak pemain muda, Indonesia tetap memiliki andalan di sektor tertentu. Juara Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan, masih menjadi tumpuan utama di sektor tunggal putra. Selain itu, pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga masuk dalam daftar wakil yang diharapkan mampu melangkah jauh. Namun, para pemain unggulan tersebut belum turun pada hari pertama pertandingan.

Fokus Indonesia pada hari pembuka Thailand Masters Super 300 tertuju pada babak kualifikasi. Sebanyak lima wakil Merah Putih dijadwalkan tampil lebih awal untuk memperebutkan tiket ke babak utama. Kehadiran mereka di fase kualifikasi menjadi ujian awal dalam menghadapi ketatnya persaingan dengan pemain-pemain dari negara lain.

Di sektor tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dijadwalkan tampil menghadapi lawan-lawan dari Eropa dan Asia. Sementara itu, sektor tunggal putra diwakili Yohanes Saut Marcellyno yang akan menantang pemain asal Malaysia. Wakil lainnya, Mutiara Ayu Puspitasari, juga berupaya membuka langkah Indonesia di sektor tunggal putri dengan menghadapi pemain Korea Selatan.

Sektor ganda putra turut mengirim pasangan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi yang harus melewati hadangan pasangan Malaysia pada babak kualifikasi. Laga-laga awal ini dinilai krusial karena akan menentukan peluang Indonesia menambah jumlah wakil di babak utama.

Selain kualifikasi, sejumlah wakil Indonesia juga langsung tampil pada babak 32 besar. Perhatian tertuju pada sektor ganda putri yang menurunkan beberapa pasangan potensial, termasuk Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Mereka akan menghadapi lawan-lawan dari Denmark, Korea Selatan, dan India yang dikenal memiliki tradisi kuat di sektor ganda putri.

Di sektor ganda putra, pasangan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat dijadwalkan bertanding melawan Choi Sol-gyu/Goh V Shem. Laga ini diprediksi berlangsung ketat mengingat pengalaman dan kualitas lawan yang tidak bisa dianggap remeh.

Thailand Masters Super 300 menjadi momentum penting bagi para pemain Indonesia untuk menunjukkan daya saing di level internasional. Selain mengejar prestasi, turnamen ini juga menjadi sarana evaluasi kesiapan atlet muda sebelum menghadapi turnamen-turnamen dengan level yang lebih tinggi di sisa musim kompetisi BWF 2026. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional