JAKARTA – Kedatangan Shayne Pattynama ke Persija Jakarta pada putaran kedua Super League musim ini menambah warna baru di skuad Macan Kemayoran. Tak hanya memperkuat lini pertahanan, kehadiran bek kiri tim nasional Indonesia tersebut juga disambut positif oleh rekan-rekan setimnya, termasuk Jordi Amat yang telah lebih dulu menjadi bagian Persija.
Sebagai sesama pemain naturalisasi yang lama membela timnas Indonesia, Jordi menilai bergabungnya Shayne akan mempermudah proses adaptasi, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia menyebut hubungan yang telah terjalin sebelumnya menjadi modal penting agar Shayne bisa cepat menyatu dengan tim.
“Hari ini kita akan bertemu setelah ini dan dia membutuhkan bantuan tentunya. Kita akan mencoba membantunya untuk memberikannya sambutan hangat. Jadi, sangat senang melihatnya bersama kami,” kata Jordi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/01/2026), usai membantu Persija mengalahkan Madura United dengan skor 2-0.
Shayne resmi diumumkan sebagai pemain Persija pada Jumat (23/01/2026) sore, hanya beberapa jam setelah Buriram United, klub yang sebelumnya ia bela, mengonfirmasi pelepasannya. Manajemen Persija mengikat pemain berusia 27 tahun itu dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun disertai opsi perpanjangan, sebagai bentuk kepercayaan jangka panjang terhadap kontribusinya.
Menariknya, pada malam hari setelah pengumuman resmi tersebut, Shayne langsung hadir di kawasan Senayan untuk menyaksikan laga Persija kontra Madura United. Kehadirannya di tribun penonton menjadi simbol awal keterlibatannya bersama klub ibu kota, sekaligus menunjukkan keseriusannya mengikuti dinamika tim sejak hari pertama.
Dalam pertandingan tersebut, Shayne terlihat duduk berdekatan dengan pelatih baru timnas Indonesia John Herdman dan asisten pelatih Cesar Meylan. Momen itu semakin menegaskan keterkaitan Shayne dengan agenda tim nasional, di tengah status barunya sebagai pemain Persija.
Jordi dan Shayne bukan sosok asing satu sama lain. Keduanya telah lama menjadi bagian penting dari skuad Garuda, terutama sejak Kualifikasi Piala Dunia 2026 dimulai pada Oktober 2023. Bahkan, sebelum kompetisi tersebut bergulir, mereka sudah berbagi lapangan dalam laga persahabatan menghadapi juara dunia Argentina pada Juni 2023.
Kedekatan itu, menurut Jordi, turut mempermudah komunikasi di antara mereka. Ia mengaku telah beberapa kali berbincang dengan Shayne sebelum kepindahan tersebut resmi diumumkan.
“Saya banyak berbicara dengannya (Shayne Pattynama) seminggu ini. Bertanya mengenai bagaimana prosesnya dan lain-lain. Dia sangat senang,” kata Jordi.
Shayne menjadi rekrutan keempat Persija pada putaran kedua musim ini, setelah sebelumnya klub mendatangkan bek kanan Fajar Fathurrahman, striker Alaaeddine Ajaraie, serta bek tengah Paulo Ricardo. Kehadiran Shayne diharapkan memperkuat sektor kiri pertahanan sekaligus memberikan fleksibilitas taktik bagi tim pelatih.
Dalam perjalanan kariernya, Shayne mengawali sepak bola profesional melalui akademi Ajax Youth dan Utrecht Junior. Ia kemudian memperkuat Telstar di Belanda pada 2019 hingga 2021, dilanjutkan dengan Viking FK di Norwegia pada 2021 sampai 2024. Setelah itu, ia sempat membela KAS Eupen pada musim 2024–2025, sebelum akhirnya bergabung dengan Buriram United di awal musim ini dan kini berlabuh ke Persija Jakarta. []
Diyan Febriana Citra.

