Kapolri, Menko PMK, dan Panglima TNI Patroli Udara Pantau Arus Mudik Jakarta–Merak

Kapolri, Menko PMK, dan Panglima TNI Patroli Udara Pantau Arus Mudik Jakarta–Merak

Bagikan:

JAKARTA – Jajaran pimpinan pemerintah dan aparat keamanan melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Banten. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang bersama sejumlah pejabat negara melakukan patroli udara sebelum meninjau langsung kondisi di Pelabuhan Merak pada Jumat (13/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno serta Panglima TNI Agus Subiyanto. Peninjauan ini dilakukan bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Rombongan berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 08.45 WIB. Kapolri bersama pejabat lainnya menggunakan helikopter jenis Caracal untuk melakukan patroli udara sekaligus memantau kondisi lalu lintas dari Jakarta menuju Merak.

Selain Kapolri, dalam penerbangan tersebut juga turut hadir Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Melalui patroli udara tersebut, rombongan memantau secara langsung kondisi arus kendaraan yang melintasi jalur arteri maupun jalan tol menuju Pelabuhan Merak. Berdasarkan pemantauan sementara, arus lalu lintas pada hari pertama operasi pengamanan mudik masih terpantau dalam kondisi relatif lancar dan terkendali.

Patroli ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan sistem pengaturan lalu lintas berjalan sesuai rencana serta mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan yang biasanya meningkat menjelang puncak arus mudik.

Setelah mendarat di Merak, Kapolri dan rombongan langsung menuju area dermaga eksekutif untuk meninjau aktivitas penyeberangan. Dari lantai dua dermaga, mereka mengamati langsung pergerakan kapal yang melayani penyeberangan menuju Pulau Sumatera.

Selanjutnya, rombongan menuju Ruang Sosoro di lantai tiga untuk mengikuti rapat koordinasi. Dalam pertemuan tersebut dipaparkan berbagai strategi yang telah disiapkan untuk mengelola arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan laporan terkait kesiapan pelabuhan dalam melayani lonjakan penumpang dan kendaraan selama periode mudik.

Selain itu, jajaran Polda Banten memaparkan skema pengaturan lalu lintas yang akan diterapkan. Salah satu strategi yang disiapkan adalah penerapan sistem penundaan kendaraan atau delay system.

Sistem ini dilakukan dengan menahan atau memperlambat laju kendaraan menuju pelabuhan dengan memanfaatkan sejumlah rest area di sepanjang jalur tol menuju Merak. Tujuannya untuk menghindari penumpukan kendaraan di area pelabuhan.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan laporan dari Polda Lampung yang mengikuti pertemuan secara virtual terkait kesiapan di Pelabuhan Bakauheni.

Kapolri menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pengelola pelabuhan dan aparat keamanan di kedua sisi penyeberangan agar sistem pengaturan lalu lintas berjalan secara terintegrasi.

Setelah rapat koordinasi selesai, Kapolri bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau Pos Pengamanan Terpadu dan Posko Siaga Bencana yang disiapkan di area pelabuhan.

Keberadaan posko tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama masa mudik, termasuk faktor cuaca maupun potensi gangguan keamanan.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polri menempatkan keselamatan pemudik sebagai prioritas utama. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelayanan optimal kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Polri juga mengusung slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang aman dan humanis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Kehadiran petugas di berbagai titik strategis, termasuk jalur transportasi dan pelabuhan, diharapkan mampu memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman, tertib, dan lancar sepanjang periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional