Muncul ke Publik, Inara Rusli Minta Maaf soal Kegaduhan

Muncul ke Publik, Inara Rusli Minta Maaf soal Kegaduhan

Bagikan:

JAKARTA – Kemunculan Inara Rusli di hadapan publik pada Jumat (28/11/2025) di kawasan Pluit, Jakarta Utara, menjadi perhatian besar setelah isu perselingkuhan yang menyeret namanya bersama Insanul Fahmi ramai dibicarakan. Ditemani kuasa hukumnya, Inara memilih untuk memberikan klarifikasi secara langsung, meski hanya dalam pernyataan singkat. Kehadirannya ini sekaligus menjawab tanda tanya publik yang sejak beberapa hari terakhir menunggu penjelasan resmi dari pihaknya.

Di hadapan media, Inara membuka penjelasannya dengan nada penuh emosi. Sambil menahan tangis, ia menyampaikan penyesalannya atas kegaduhan yang timbul akibat pemberitaan mengenai dirinya.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Aku cuma mau menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi,” kata Inara dengan suara bergetar.

Respons Inara tersebut menunjukkan bahwa tekanan publik dan spekulasi mengenai dugaan perselingkuhan cukup membebani dirinya. Namun, alih-alih memberikan detail mengenai kasus yang menjeratnya, Inara justru lebih menekankan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap memberikan dukungan. Dalam pernyataannya, ia menyebut masih ada orang-orang yang percaya padanya, dan hal itu menjadi kekuatan baginya dalam melalui situasi sulit.

“Dan untuk semua pihak, kalau ada yang masih percaya sama aku, aku berterima kasih dan memohon doanya,” tutur Inara. Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa ia tengah membutuhkan ruang untuk memulihkan diri di tengah badai pemberitaan yang tak kunjung mereda.

Meski begitu, publik tetap menaruh perhatian pada isu dugaan perselingkuhan yang menjadi inti permasalahan. Saat diminta menjawab secara langsung mengenai kaitannya dengan Insanul Fahmi, Inara memilih tidak memberikan jawaban eksplisit. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah pihak yang dirugikan. Selain itu, ia menyerahkan seluruh persoalan tersebut kepada proses hukum dan Tuhan sebagai saksi tertinggi.

“Cukuplah Allah yang menjadi sebaik-baik saksi bagi amalan kita. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujar Inara menutup pernyataannya.

Klarifikasi singkat itu belum sepenuhnya menjawab semua pertanyaan publik, namun menunjukkan sikap hati-hati Inara dalam menghadapi kasus yang tengah bergulir. Kuasa hukumnya juga mengisyaratkan bahwa langkah hukum lanjutan masih mungkin ditempuh untuk menyikapi isu perselingkuhan tersebut.

Dengan tensi publik yang tinggi dan spekulasi yang terus berkembang, pernyataan Inara tampaknya baru menjadi awal dari proses panjang yang harus ia hadapi. Dukungan publik serta perkembangan penyelidikan menjadi faktor penting yang akan menentukan arah kasus ini ke depan. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Kasus Nasional