JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melanjutkan rangkaian agenda kenegaraan dengan melakukan kunjungan kerja ke Malang, Jawa Timur, pada Selasa (13/01/2026). Dalam agenda tersebut, Presiden dijadwalkan meresmikan SMA Taruna Nusantara, salah satu lembaga pendidikan yang dikenal sebagai sekolah unggulan dengan penekanan pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.
Keberangkatan Presiden ke Malang dilakukan setelah ia menginap semalam di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin (12/01/2026) malam. Momentum ini menjadi catatan tersendiri karena merupakan kali pertama Prabowo mengunjungi IKN sekaligus bermalam di kawasan ibu kota baru sejak resmi dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.
Informasi mengenai agenda Presiden tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Ia menjelaskan bahwa Presiden bermalam di IKN setelah menyelesaikan sejumlah kegiatan penting di wilayah Kalimantan.
“Besok pagi ke kota Malang,” ungkap Seskab Teddy lewat pesan singkatnya, Senin (12/01/2026).
Sebelum tiba di IKN, Presiden Prabowo menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Program Sekolah Rakyat tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah. Setelah itu, Presiden melanjutkan agenda dengan meresmikan proyek strategis nasional Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang berfokus pada penguatan ketahanan energi nasional.
Rombongan Presiden diketahui bertolak dari Balikpapan sekitar pukul 18.30 WITA dan tiba di kawasan IKN sekitar pukul 18.45 WITA. Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung disambut oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono. Penyambutan tersebut menandai kunjungan resmi Presiden ke kawasan inti pemerintahan IKN.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta pejabat terkait lainnya. Kehadiran para pejabat ini mencerminkan pentingnya koordinasi lintas kementerian dalam mengawal pembangunan strategis nasional, termasuk IKN dan sektor pendidikan.
Kunjungan dan agenda bermalam Presiden di IKN dinilai memiliki makna simbolik dan strategis. Selain menunjukkan komitmen pemerintah terhadap kelanjutan pembangunan ibu kota baru, langkah ini juga memperlihatkan perhatian Presiden terhadap kesiapan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan di masa mendatang. IKN diproyeksikan menjadi pusat pemerintahan modern yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Sementara itu, peresmian SMA Taruna Nusantara di Malang menjadi penegasan fokus pemerintah pada pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan berbasis kedisiplinan, kepemimpinan, dan nasionalisme dipandang sebagai fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
Rangkaian kunjungan kerja ini menunjukkan kesinambungan agenda Presiden Prabowo yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang bangsa. []
Diyan Febriana Citra.

