PDI-P Gelar HUT ke-53 dan Rakernas, Siapkan Sikap Politik Partai

PDI-P Gelar HUT ke-53 dan Rakernas, Siapkan Sikap Politik Partai

Bagikan:

JAKARTA – PDI Perjuangan (PDI-P) bersiap menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 yang dirangkaikan dengan rapat kerja nasional (Rakernas) selama tiga hari penuh. Agenda strategis partai berlambang banteng moncong putih tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Januari 2026 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta.

Forum ini tidak hanya menjadi momentum seremonial ulang tahun partai, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi internal sekaligus ruang perumusan sikap politik PDI-P dalam merespons berbagai dinamika nasional dan global. Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa Rakernas akan membahas sejumlah isu krusial yang tengah dihadapi bangsa, mulai dari persoalan geopolitik hingga tantangan domestik.

“Di dalam Rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban Partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakkan hukum, hingga program internal Partai dan tanggung jawab kerakyatan Partai,” ujar Hasto dalam keterangan resminya, Jumat (09/01/2026).

Melalui forum tersebut, PDI-P ingin mempertegas perannya dalam sistem demokrasi Indonesia, terutama sebagai kekuatan politik yang menjalankan fungsi penyeimbang. Hasto menekankan bahwa PDI-P tidak hanya hadir dalam ruang politik formal, tetapi juga berupaya terlibat langsung dalam kerja-kerja kemasyarakatan, khususnya di tengah berbagai bencana dan persoalan sosial yang melanda sejumlah daerah.

“PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai Partai Penyeimbang dengan kerja nyata di tengah rakyat di tengah berbagai bencana yang melanda di Tanah Air, dengan spirit kemanusian, keadilan dan keberpihakan kepada rakyat,” ucap Hasto.

Rakernas dan HUT ke-53 PDI-P tahun ini mengusung tema besar “Satyam Eva Jayate” dengan subtema “Di Sanalah Aku Berdiri untuk selama-lamanya”. Tema tersebut, menurut Hasto, memuat pesan ideologis yang menekankan pentingnya keberanian bersikap kritis serta konsistensi dalam memperjuangkan nilai-nilai kerakyatan.

“Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya yang dikutip dari Lagu Kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman, menggambarkan kesetiaan pada jalan kerakyatan di tengah godaan pragmatisme politik,” kata Hasto.

Agenda kegiatan akan diawali dengan peringatan HUT ke-53 PDI-P pada 10 Januari 2026. Setelah itu, rangkaian Rakernas akan berlangsung hingga 12 Januari 2026 dengan melibatkan jajaran struktural partai dari berbagai tingkatan. Hasto menjelaskan bahwa Rakernas ini menjadi tindak lanjut dari hasil Kongres ke-VI PDI-P yang digelar pada Agustus 2025.

“Ketua, sekretaris dan bendahara partai tingkat provinsi/kabupaten/kota, anggota DPR RI Fraksi PDIP, anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota, serta kepala daerah/wakil kepala daerah PDIP. Rakernas ini menindaklanjuti hasil Kongres ke-VI PDIP yang dilaksanakan Agustus 2025 lalu,” kata Hasto.

Dengan agenda pembahasan yang luas dan strategis, Rakernas PDI-P diproyeksikan menjadi forum penting dalam menentukan arah kebijakan politik partai ke depan, termasuk dalam merespons perubahan politik nasional serta dinamika global yang terus berkembang. Selain konsolidasi internal, forum ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen PDI-P dalam menjalankan fungsi representasi dan perjuangan kepentingan rakyat. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional