Prabowo Rapat di Hambalang Bahas Swasembada dan Kesiapan Idul Fitri

Prabowo Rapat di Hambalang Bahas Swasembada dan Kesiapan Idul Fitri

Bagikan:

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang pada Senin (09/03/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan agenda strategis pemerintah, khususnya terkait program swasembada nasional serta kesiapan menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

Rapat yang berlangsung tertutup itu menjadi forum koordinasi bagi para menteri untuk mengevaluasi berbagai program prioritas pemerintah sekaligus memastikan kesiapan sektor pangan dan energi menjelang periode libur dan peningkatan konsumsi masyarakat saat Lebaran.

Informasi mengenai rapat tersebut disampaikan melalui unggahan akun resmi Sekretariat Kabinet di media sosial. Dalam keterangan yang disampaikan, terdapat dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut.

“Progres swasembada, mengevaluasi perkembangan program swasembada pangan dan swasembada energi serta minyak. Kesiapan Idul fitri, memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG menjelang Hari Raya Idul fitri,” demikian dikutip dari unggahan Sekretariat.kabinet di Instagram.

Salah satu topik penting dalam rapat tersebut adalah evaluasi terhadap program swasembada yang menjadi prioritas pemerintah. Program ini mencakup upaya meningkatkan kemandirian nasional dalam sektor pangan, energi, serta produksi minyak.

Pemerintah menilai penguatan sektor-sektor strategis tersebut penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor. Dalam beberapa waktu terakhir, berbagai kementerian telah menjalankan program yang berkaitan dengan peningkatan produksi pangan serta penguatan ketahanan energi.

Melalui rapat tersebut, Presiden bersama para menteri mengevaluasi perkembangan program yang telah berjalan serta meninjau langkah-langkah lanjutan yang perlu dilakukan agar target swasembada dapat tercapai.

Selain membahas swasembada, pemerintah juga menyoroti kesiapan menghadapi momentum Idul Fitri. Pada periode tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dan energi biasanya meningkat secara signifikan.

Karena itu, pemerintah berupaya memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar serta pasokan energi, khususnya LPG, tersedia dalam jumlah cukup di berbagai daerah. Langkah antisipatif ini dilakukan guna mencegah terjadinya kelangkaan atau lonjakan harga menjelang hari raya.

Kesiapan logistik dan distribusi menjadi perhatian utama pemerintah agar masyarakat dapat menjalani perayaan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

Rapat yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dari berbagai kementerian dan lembaga.

Beberapa pejabat yang hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Turut hadir pula Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Selain jajaran menteri, rapat tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kehadiran sejumlah pejabat dari berbagai sektor tersebut menunjukkan bahwa rapat tersebut bersifat lintas kementerian dan lembaga, mengingat isu yang dibahas berkaitan dengan kebijakan strategis nasional.

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah berharap berbagai program prioritas dapat berjalan lebih efektif sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional