Pria Terjun dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Ungkap Kronologinya

Pria Terjun dari Lantai 3 PIM 2, Polisi Ungkap Kronologinya

Bagikan:

JAKARTA – Peristiwa jatuhnya seorang pria dari lantai tiga pusat perbelanjaan Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan, pada Minggu (08/03/2026) siang sempat mengejutkan para pengunjung. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.03 WIB dan membuat suasana di area mal mendadak panik.

Korban diketahui berinisial AYA (32), seorang pria yang berasal dari Kota Bekasi. Informasi mengenai identitas korban disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto.

“(Korban) Warga Kota Bekasi,” tutur Budi, Senin, 9 Maret 2026.

Menurut keterangan kepolisian, korban diduga melompat dari lantai tiga gedung PIM 2 hingga akhirnya ditemukan tergeletak di lantai dasar. Kejadian tersebut dengan cepat menarik perhatian pengunjung dan petugas keamanan yang berada di lokasi.

Beberapa orang di sekitar lokasi berupaya memberikan pertolongan pertama kepada korban. Salah satu pengunjung yang kebetulan berprofesi sebagai dokter langsung memberikan penanganan darurat sebelum korban dibawa ke rumah sakit.

“Pada saat terjatuh, pria tersebut sempat diberi penanganan pertama oleh salah satu pengunjung yang berprofesi sebagai dokter sebelum dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Setelah mendapatkan pertolongan awal di lokasi kejadian, korban segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Pihak rumah sakit menyatakan korban meninggal dunia sekitar pukul 13.50 WIB setelah sempat mendapatkan penanganan medis.

Untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai bukti serta keterangan saksi.

“Petugas dari Polsek Kebayoran Lama melakukan pendalaman terkait kronologi dan penyebab kejadian dengan melakukan pemeriksaan saksi dan CCTV,” tuturnya.

Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di area pusat perbelanjaan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, terlihat bahwa korban berada seorang diri di lantai tiga sebelum insiden terjadi.

Berdasarkan rekaman tersebut, korban terlihat berjalan menuju area pagar pembatas yang berada di lantai tersebut.

“Diketahui melalui CCTV korban berada di lantai 3 PIM 2 bergerak dengan kehendak sendiri ke arah pagar pembatas lalu melompat dan jatuh di lantai dasar,” katanya.

Temuan dari rekaman CCTV tersebut juga diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Beberapa karyawan toko yang bekerja di lantai tiga juga melihat keberadaan korban sebelum peristiwa itu terjadi.

“Hal itu dikuatkan oleh beberapa orang saksi karyawan toko yang berada di lantai tersebut,” kata dia lagi.

Kapolsek Kebayoran Lama, Komisaris Polisi Muhammad Kukuh Islami, membenarkan bahwa pihak kepolisian segera datang ke lokasi setelah menerima laporan dari petugas keamanan dan pengunjung mal.

“Memang benar ada kejadian itu,” ujarnya, Minggu, 8 Maret 2026.

Kejadian ini sempat membuat aktivitas di dalam pusat perbelanjaan tersebut terganggu karena banyak pengunjung berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Petugas keamanan kemudian segera melakukan pengamanan dan mengevakuasi korban untuk menghindari kerumunan.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait latar belakang serta motif di balik peristiwa tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi tambahan dan menelusuri informasi dari pihak keluarga korban.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya memperhatikan kesehatan mental dan mencari bantuan jika mengalami tekanan psikologis.

Bunuh diri bukanlah solusi. Jika anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis dan memiliki pikiran untuk bunuh diri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Segera hubungi psikolog, psikiater, atau layanan bantuan darurat terdekat. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Kasus Nasional