JAKARTA SELATAN – Arus lalu lintas di Jalan Arteri Gatot Subroto, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, sempat mengalami kemacetan panjang setelah sebuah truk bermuatan dua ton pasir terguling pada Sabtu pagi (10/04/2026). Kecelakaan tunggal itu diduga terjadi akibat sopir mengantuk hingga kendaraan menabrak pembatas jalan.
Insiden bermula saat truk melaju dari arah Kuningan menuju Pancoran dengan tujuan akhir Karawang. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi sehingga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.
“Iya (terguling), karena saya ngantuk. Sudah tidur saya, tapi masih ngantuk,” kata sopir truk Nur Syaefudin, sebagaimana diwartakan Sumber Berita, Sabtu, (10/04/2026).
Akibat benturan dengan beton pembatas jalan, truk langsung terguling di tengah ruas jalan dan muatan pasir tumpah ke badan jalan. Material yang berserakan memperparah kondisi lalu lintas dan memperlambat proses penanganan.
“Iya jadi saya enggak lihat ada pembatas jalan, karena mau tidur itu mengantuk,” ujar Syaefudin.
Petugas bersama warga sekitar serta Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) melakukan evakuasi dengan memindahkan pasir secara manual sebelum kendaraan dapat diangkat menggunakan derek. Proses tersebut memakan waktu cukup lama mengingat berat muatan dan posisi truk yang melintang di jalan.
Selain menghambat arus kendaraan, kecelakaan ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp2,5 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir dan seorang penumpang hanya mengalami syok.
Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh Unit Derek Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya untuk mengamankan lokasi dan mempercepat normalisasi lalu lintas. Polisi juga mengimbau pengemudi untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh, guna mencegah kecelakaan serupa. []
Redaksi05

