Stasiun Pasar Senen Masih Padat Meski Libur Nataru Berakhir

Stasiun Pasar Senen Masih Padat Meski Libur Nataru Berakhir

Bagikan:

JAKARTA – Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (03/01/2026) masih dipenuhi aktivitas penumpang kereta api, meskipun masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah memasuki penghujung. Kepadatan terlihat sejak siang hari, terutama di area lobi dan jalur keberangkatan, di mana penumpang tampak hilir mudik membawa barang bawaan dan mencari informasi jadwal perjalanan.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 12.05 WIB menunjukkan antrean penumpang mengular di beberapa titik pemeriksaan. Papan informasi keberangkatan menampilkan jadwal tiga kereta api jarak jauh yang akan berangkat dalam rentang waktu 12.10 hingga 13.15 WIB dengan tujuan Ketapang, Blitar, dan Kutoarjo. Kondisi ini menandakan bahwa mobilitas masyarakat masih tinggi, baik untuk arus balik maupun keberangkatan lanjutan usai libur panjang.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa volume penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada hari tersebut masih tergolong besar.

“Yang berangkat (dari Stasiun Pasar Senen) 13.900 penumpang,” ucap Franoto kepada wartawan di lokasi.

Tidak hanya keberangkatan, arus kedatangan penumpang ke Stasiun Pasar Senen juga menunjukkan angka signifikan. Franoto mengungkapkan bahwa jumlah penumpang yang tiba bahkan lebih tinggi dibandingkan yang berangkat. Ia menjelaskan bahwa kedatangan atau arus balik berada di kisaran 15.300 penumpang. Angka tersebut mencerminkan masih berlangsungnya fase arus balik masyarakat yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah menghabiskan libur akhir tahun di daerah.

Sementara itu, kepadatan juga terpantau di Stasiun Gambir. Aktivitas penumpang di stasiun tersebut tampak berjalan dinamis, dengan sejumlah porter menawarkan jasa membantu membawa barang bawaan menuju peron. Keberadaan porter dimanfaatkan penumpang yang membawa koper atau tas berukuran besar.

“Untuk Gambir ini yang kedatangan sekitar 14.000 lebih penumpang dan yang naik 8.700 penumpang,” kata Franoto. Data tersebut menunjukkan perbedaan karakter pergerakan penumpang antara Stasiun Gambir dan Pasar Senen, di mana Gambir lebih didominasi penumpang kelas menengah ke atas dan perjalanan bisnis.

Secara kumulatif, KAI Daop 1 Jakarta mencatat pergerakan penumpang yang cukup masif selama periode angkutan Nataru. Franoto menyebutkan, sejak 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, pihaknya telah melayani sebanyak 763.403 penumpang berangkat dan 745.249 penumpang datang di wilayah Daop 1 Jakarta. Angka tersebut menjadi indikator tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai sarana perjalanan jarak jauh yang aman dan nyaman.

Lebih lanjut, KAI Daop 1 Jakarta juga memproyeksikan puncak kedatangan penumpang akan terjadi pada Minggu (04/01/2026).

“Diprediksi sebanyak 37.498 penumpang akan naik dan 49.812 penumpang akan turun,” ujar Franoto. Ia menambahkan, angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket belum sepenuhnya ditutup dan masih berlangsung hingga mendekati jadwal keberangkatan.

Dengan tingginya mobilitas tersebut, KAI memastikan seluruh pelayanan di stasiun tetap berjalan optimal, mulai dari pengaturan arus penumpang, kesiapan petugas, hingga pengamanan demi menjaga kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Hotnews Nasional