Jakarta – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) pada Jumat pagi (30/01/2026). Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan ini terjadi di Km 11, tepat sebelum pintu keluar Joglo, dan sempat menjadi perhatian pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut terdiri dari satu unit dump truk, satu mobil boks, dan satu mobil pikap delivery (delivery van). Ketiganya melaju dari arah Meruya menuju Srengseng sebelum akhirnya mengalami benturan beruntun di lajur dua tol.
Informasi awal dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut dipicu oleh faktor kelalaian pengemudi dalam menjaga jarak aman antarkendaraan. Hal ini diperkuat dengan keterangan resmi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya yang disampaikan melalui akun X (Twitter) resminya.
“Ketiga kendaraan datang dari arah Meruya Srengseng, sesampai di km 11 terjadi tabrakan beruntun di lajur dua disebabkan kurang jaga jarak aman kendaraan,” bunyi keterangan TMC Polda Metro Jaya di akun X-nya seperti dilihat detikcom.
Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup signifikan. Mobil elf Isuzu dilaporkan mengalami pecah kaca depan, spion patah, serta kerusakan di bagian sisi kiri kendaraan. Sementara itu, mobil pikap delivery juga terlihat ringsek di bagian kiri, menandakan adanya benturan keras saat tabrakan terjadi. Dump truk dan mobil boks pun mengalami kerusakan meski tidak dijelaskan secara rinci tingkat kerusakannya.
Petugas dari Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Polda Metro Jaya segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan arus lalu lintas. Polisi terlihat mengatur lalu lintas serta memediasi para sopir kendaraan yang terlibat kecelakaan guna memastikan situasi tetap kondusif dan tidak menimbulkan konflik di lapangan.
Meski sempat terjadi kepadatan sesaat, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian tidak mengalami kemacetan panjang. Hal ini karena proses penanganan berlangsung relatif cepat dan kendaraan yang terlibat segera dievakuasi ke bahu jalan.
“(Kecelakaan) disebabkan kurang jaga jarak aman kendaraan, saat ini sudah selesai penanganan Petugas Sat PJR, lalu lintas normal kembali,” tulis TMC.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas, khususnya dalam menjaga jarak aman antar kendaraan, terutama di jalan tol yang memiliki kecepatan tinggi dan intensitas kendaraan berat. Kurangnya jarak aman dapat meningkatkan risiko kecelakaan beruntun, terutama pada jam-jam padat dan kondisi lalu lintas yang dinamis.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada pagi hari ketika kondisi fisik pengemudi belum sepenuhnya prima dan visibilitas masih terbatas. []
Diyan Febriana Citra.

