JAKARTA – Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) arah Cikunir, Rabu (27/08/2025) pagi. Peristiwa tersebut melibatkan dua truk, salah satunya pengangkut gas elpiji. Akibat kecelakaan ini, sopir truk elpiji dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
Kecelakaan bermula ketika truk elpiji menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju di lajur satu. Benturan keras membuat truk elpiji tersangkut dan terbawa beberapa kilometer. Rekaman video amatir yang tersebar di media sosial memperlihatkan kondisi mengerikan saat tabrakan terjadi. Truk elpiji tampak menempel pada bagian belakang truk tronton, sementara tabung gas berukuran 3 kilogram berhamburan. Bahkan, beberapa di antaranya meledak ke arah kabin tronton.
Yang mengejutkan, sopir truk tronton yang ditabrak tidak menghentikan laju kendaraannya. Ia justru terus melaju tanpa menyadari ada truk elpiji yang tersangkut di belakangnya. Dalam video juga terlihat bagian belakang truk tronton masuk hingga ke area kabin truk elpiji, menambah parah kondisi kendaraan tersebut.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dhanar Dono, menjelaskan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di KM 36 Tol JORR.
“Kendaraan pengangkut elpiji menabrak truk tronton dari belakang, sehingga menempel dan terbawa hingga beberapa kilometer,” ujar Dhanar.
Ia menegaskan bahwa hanya dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini. “Materi yang disampaikan Dhanar menegaskan bahwa dua kendaraan saja yang terlibat, yakni truk angkutan elpiji dan truk tronton. Truk pengangkut gas elpiji menabrak truk tronton dari belakang di lajur 1 dari jalur A Tol JORR,” jelasnya.
Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini sempat menimbulkan kemacetan panjang di jalur tol. Namun, setelah petugas melakukan evakuasi, arus lalu lintas kembali normal.
Insiden ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan pengemudi, terutama kendaraan besar yang membawa muatan berbahaya. Faktor kelelahan, kelalaian, maupun minimnya pengawasan sering kali menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas fatal. Sopir truk seharusnya memiliki keterampilan memadai, sertifikasi resmi, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan.
Di sisi lain, pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang perlu lebih diperketat. Pemeriksaan teknis rutin dan aturan ketat mengenai jam kerja sopir bisa menjadi langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik bagi pengemudi maupun pengguna jalan lain.
Kecelakaan di Tol JORR ini menjadi pengingat nyata bahwa sedikit kelalaian di jalan raya dapat berakibat fatal. Karena itu, kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas wajib dijunjung tinggi demi keselamatan bersama. []
Diyan Febriana Citra.